Mata Banua Online
Kamis, April 30, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

PLN Terapkan Easy On Majukan Industri

by Mata Banua
7 Oktober 2024
in Indonesiana
0
D:\2024\Oktober 2024\8 Oktober 2024\2\PLN Terapkan Easy On Majukan Industri.jpg
SENIOR Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Kalselteng Agus Tri Suardi saat menjelaskan Layanan Easy On UGS.(foto:mb/ant)

BANJARBARU – PLN UID Kalselteng menerapkan inovasi terbaru layanan Easy On menggunakan unit gardu spesial (UGS) untuk mendukung kemajuan industri yang pertama kali di aplikasikan CV Habibi, sebuah perusahaan Stone Crusher di Kabupaten Banjar.

Layanan Easy On UGS merupakan solusi komprehensif dari PLN yang memudahkan penyambungan listrik bagi pelanggan industri.

Berita Lainnya

BPBD Kalsel Perkuat Sinergi Relawan Hadapi Ancaman Bencana

BPBD Kalsel Perkuat Sinergi Relawan Hadapi Ancaman Bencana

29 April 2026
Pelajar SMAN 1 Tambang Ulang Dapat Bimtibmas

Pelajar SMAN 1 Tambang Ulang Dapat Bimtibmas

29 April 2026

General Manager PLN UID Kalselteng Ahmad Syauki mengungkapkan kebanggaannya atas peluncuran layanan ini yang menjadi terobosan besar di sektor kelistrikan industri.

“Kami bangga CV Habibi menjadi yang pertama memanfaatkan layanan ini di Indonesia. Ini langkah nyata komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri lokal,” katanya, Minggu (6/10).

Dalam layanan ini, PLN mengurus segala kebutuhan kelistrikan mulai dari pembangunan instalasi milik pelanggan (IML), pengurusan NIDI & SLO, hingga penyediaan Transformator distribusi dan power house.

Dengan skema sewa, perusahaan tidak perlu investasi besar untuk infrastruktur listrik, karena PLN menyediakannya secara lengkap.

Syauki juga menyoroti bahwa listrik PLN lebih murah dan ramah lingkungan dibandingkan genset, membantu industri mendukung program Net Zero Emission 2060.

“Ini memberikan keuntungan efisiensi biaya operasional sekaligus mendukung program hijau pemerintah,” ujarnya.

Dalam skema ini, lanjut dia, beban modal untuk pembangunan infrastruktur listrik seperti gardu dan instalasi beralih menjadi biaya operasional rutin, sehingga perusahaan dapat fokus pada pengembangan bisnis tanpa investasi besar.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PLN Group dan mitra PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN) serta PT Maxima yang telah mensukseskan program ini,” ucapnya.

Sementara, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Kalselteng Agus Tri Suardi menambahkan, layanan ini sangat tepat untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang ingin memulai operasional lebih cepat.

“Dengan Easy On UGS, pelanggan tidak perlu repot mengurus infrastruktur kelistrikan. Semua sudah diurus oleh PLN Grup, mereka hanya perlu mendaftar dan menunggu listrik menyala,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa inovasi ini tidak hanya cocok bagi UKM, tapi juga industri besar yang membutuhkan solusi cepat dan efisien.

“Harapan kami, lebih banyak perusahaan yang memanfaatkan layanan ini, sehingga turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Direktur CV Habibi Zainal menyampaikan rasa terima kasihnya atas layanan Easy On UGS yang sangat membantu bisnis mereka.

“Dengan listrik PLN, kami bisa menjalankan dua mesin Breaker sekaligus, dan produksi mencapai 150 meter kubik per hari. Sebelumnya, dengan genset, hanya bisa 70 meter kubik,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa listrik PLN yang stabil dan ramah lingkungan telah meningkatkan efisiensi operasional perusahaannya.

“Semoga inovasi ini terus berkembang agar lebih banyak pengusaha di wilayah Kalimantan bisa menikmati manfaatnya,” pungkasnya.

Dengan inovasi ini, PLN tidak hanya memfasilitasi operasional bisnis yang lebih lancar, tetapi juga berperan penting dalam pembangunan daerah. Peningkatan produktivitas industri diharapkan berdampak positif pada pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak sektor usaha.

Inovasi Easy On UGS ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih ramah lingkungan dan efisien, serta memperkuat daya saing industri lokal di Kalimantan Selatan dan Tengah. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper