
BANJARMASIN – Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin menggelar event tahunan yakni Religi Expo ke-9, di halaman RRI Banjarmasin, Jumat (4/10).
Event mengangkat tema; ‘ Beragam Dalam Aksi’ digelar untuk memperkenalkan keanekaragaman suku budaya dan agama Indonesia.
“Sembilan kali dilaksanakan membuktikan bahwa Banjarmasin dinilai kota paling toleran di Indonesia, bahkan telah menjadi studi tiru kota lain,”ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina yang membuka kegiatan tersebut.
Menurutnya, dengan event -event seperti ini dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan warganya tanpa membedakan satu sama lain. “Dengan kegiatan dan partisipasi masyarakat yang konsisten inilah menjadikan Banjarmasin menjadi kota yang aman nyaman hingga mendapat predikat kota paling toleransi,” katanya.
Ketua LK3 Banjarmasin, Afdani Solihin mengatakan kegiatan digelar selama tiga hari yang menghadirkan 52 penampilan yang dibawakan 401 pelaku seni. ” Harapan kami event ini dapat menjadi laboratorium pendidikan warga dan keberagaman di Indonesia,” katanya.
Selain tampilan budaya dan seni, event yang telah menjadi kalender of event Kota Banjarmasin juga menggelar lomba mewarna serta pameran UMKM dari sejumlah organisasi agama.
“Harapannya, apa yang mereka lakukan itu seiring dengan visi Banjarmasin,” harapnya.
Pihaknya juga turut menghadirkan UMKM binaan organisasi keagamaan, guna meningkatkan perekonomian masing-masing organisasi. via

