Mata Banua Online
Minggu, April 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Masyarakat Kelas Menengah Turun Kasta

by Mata Banua
18 September 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\September 2024\19 September 2024\7\sacs.jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – Ketahanan eko­no­mi Indonesia di masa men­da­tang disebut terancam seiring de­ngan menurunnya jumlah mas­ya­rakat kelas menengah.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Ekonom Bright Institute Awalil Rizky menjelaskan, ke­las menengah merupakan faktor pen­ting yanag mempengaruhi ki­nerja perekonomian suatu ne­gara.

Dia menjelaskan, pada sisi per­mintaan agregat berdampak me­lalui konsumsi, yang jika me­ningkat pesat akan men­do­rong pertumbuhan ekonomi. Awalil menuturkan, hal tersebut ke­mudianakan mempengaruhi ting­kat kesejahteraan, men­u­run­kan ketimpangan, serta mem­per­kuat ketahanan ekonomi na­si­onal.

“Pada sisi penawaran, (ke­las menengah) mempengaruhi me­lalui penciptaan lapangan pe­kerjaan dan kondisi pekerja, ya­ng jika meningkat akan me­num­buh­kan pendapatan. Ini akan mem­beri kesempatan luas pada in­vestasi modal manusia atau pen­didikan yang selanjutnya ber­potensi menambah jumlah ke­lompok kelas menengah di ma­sa mendatang,” jelas Awalil dalam diskusi.

Dia melanjutkan, ber­ku­ra­ng­nya masyarakat kelas menengah me­ngindikasikan kinerja ekono­mi yang kurang baik selama era pe­merintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Apalagi, tren ini diikuti de­ngan bertambahnya kelompok me­nuju kelas menengah (as­pi­ri­ng middle class) dan kelompok ren­tan miskin. Awalil bahkan me­n­yebut stagnasi jumlah pen­du­duk miskin terjadi pada pe­ri­ode 2019-2024.

Menurutnya, fenomena ter­sebut akan meningkatkan risiko pe­rekonomian Indonesia pada ta­hun-tahun mendatang.

“Apalagi jika terjadi gun­ca­ng­an eksternal atau kondisi glo­bal yang memburuk, maka In­do­nesia tidak memiliki daya ta­han yang cukup kuat,” jelas Awalil.

Dia menambahkan, ber­ku­rangnya kelas menengah akan men­yulitkan pertumbuhan kon­sum­si. Awalil juga mengatakan, pe­nu­runan jumlah masyarakat ke­las menengah akan menggerus se­bagian investasi yang berskala ke­cil dan menengah.

Awalil mengatakan, mas­ya­ra­kat kelas menengah bukan sa­tu-satunya kelompok yang te­ran­cam. Dia menyebut, Sebenarnya wa­rga yang masuk dalam ka­te­gori rentan miskin dan miskin me­miliki masalah lebih serius.

“Banyak dari mereka yang ti­dak tergolong miskin namun be­rada di sekitar garis ke­mis­kinan, dan sangat rentan untuk jat­uh miskin. Sebagiannya hanya ter­bantu oleh program bansos dan semacamnya,” jelasnya.

Dia melanjutkan, fenomena ini menyebabkan suramnya pros­pek perekonomian. Bah­kan, kesenjangan sosial akan cen­derung meningkat dan bisa ber­dampak pada ketidakstabilan so­sial dan politik. “Ini juga di­tam­bah melemahnya daya tahan pe­re­konomian nasional jika ter­jadi guncangan eksternal pada ta­hun-tahun mendatang,” kata Awalil.

Sebelumnya, Menteri Ko­or­dinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui ada­nya penurunan jumlah warga ke­las menengah di Indonesia. Airlangga menuturkan, saat ini jumlah warga kelas menengah di Indonesia adalah sekitar 17,13%.

Sementara itu, jumlah warga ya­ng menuju ke kelas menengah atau aspiring middle class di­se­but mendekati sekitar 50%. “Ten­tunya pada waktu sebelum pan­demi Covid-19, angkanya [jum­lah warga kelas menengah] se­dikit lebih tinggi,” kata Airlangga.

Jika mengacu pada per­nya­ta­an Airlangga tersebut, jumlah war­ga kelas menengah In­do­ne­sia saat ini berarti mncapai 47,85 juta orang dari total 270 juta pen­du­duk Indonesia. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper