
BANJARMASIN – Kota Banjarmasin menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Kongres VI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2024 pada 18-24 September mendatang.
Berbagai agenda telah disiapkan Pemko Banjarmasin menyambut ribuan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin sekaligus Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Ikhsan Budiman mengatakan, pihaknya telah memastikan kehadiran seluruh anggota kota pusaka.
“Diprediksi sekitar 2 ribu orang tamu dari 33 kota dan 73 anggota kota/kabupaten kota pusaka di Indonesia yang sudah mengkonfirmasi kedatangan,” ungkap Ikhsan Budiman, Minggu (15/9).
Kongres JKPI VI di kota Banjarmasin mengangkat tema; ‘Menelusuri Kota Pusaka Seribu Sungai’ yang bertujuan mengangkat Kota Banjarmasin sebagai kota yang unik dengan kekayaan alam seribu sungai.
“Kita tentunya bangga dengan keunikan alam kita yang selama ini sungai adalah urat nadi bagi masyarakat Banjarmasin,” katanya.
Sebagai kota pusaka sekaligus kota tua, para tamu akan diajak mengunjungi Makam dan Mesjid Sultan Suriansyah, Siring Menara Pandang, Kampung Hijau, Kampung Biru, Kubah Habib Basirih, dan lainnya. “Mudah – mudahan ini menambah geliat pariwisata kita melalui kebudayaan,” imbuhnya.
Serangkaian kegiatan kongres terdiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Internasional, Expo JKPI, Carnaval JKPI, Panggung Seni Budaya, Masterclass, Ladies Program dan City Tour. “Banyak akan ditampilkan keberagaman kebudayaan dan carnaval dari daerah lain,” ujarnya
Ia berharap, event besar itu akan berdampak besar secara langsung maupun tidak langsung bagi Kota Banjarmasin, terutama ekonomi masyarakat. “Momentum itu kita mempromosikan budaya Banjarmasin. Dampak tidak langsungnya yaitu adanya perputaran ekonomi dengan berisinya hotel-hotel, UMKM dan pelaku wisata lainnya,” tutupnya. via

