BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Selatan mengajak mahasiswa berpikir lebih kritis, dalam perannya mengawasi penyelenggaraan Pilkada 2024, yang digelar serentak di provinsi ini.
Ajakan itu disampaikan Komisioner Bawaslu Kalsel, Des Rizal Rachmat Rofiat Darodjat saat acara Bawaslu Kalsel Goes to Campus di Studio Adijani Al-Alabij lantai 5 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Handil Bakti, Barito Kuala, Rabu (11/9).
Menurut Des Rizal, daya pikir kritis yang bisa dilakukan mahasiswa ketika mengawasi jalannya tahapan Pilkada Serentak 2024.
“Bukan hanya kritis dengan pasangan calon, tapi juga kepada kami para penyelenggara pemilu. Terpenting semangatnya sama, yaitu membangun demokrasi yang sama,” katanya, di hadapan puluhan mahasiswa, seperti dikutip banjarmasinpost.co.id.
Des Rizal berharap masyarakat turut aktif terlibat dalam pengawasan partisipatif. Sebab, dia mengakui bahwa Bawaslu tak bisa bekerja sendiri.
“Secara undang-undang, Bawaslu memang diamanahi untuk melakukan pengawasan. Tetapi sebagai penyelenggara tentunya kita mempunyai keterbatasan. Oleh karena itu, ada namanya pengawasan partisipatif yang diatur dalam Peraturan Bawaslu,” ujarnya.
Bawaslu Kalsel Goes to Campus Series 4 diikuti perwakilan mahasiswa dari empat kampus. Yakni UM Banjarmasin, Politeknik Hasnur, STIH Sultan Adam, dan Universitas PGRI Kalimantan.
Sementara, enam narasumber berbicara adalah Des Rizal Rachmat Rofiat Darodjat (Komisioner Bawaslu Kalsel Koordinator Divisi SDM Organisasi dan Diklat), Prof Khudzaifah Dimyati (Rektor UM Banjarmasin), dan Ketua BEM dari empat kampus di atas.
Program bertajuk “Anak Muda Kawal Pilkada” ini diadakan oleh Bawaslu Kalsel untuk menumbuhkan semangat pengawasan partisipatif di kalangan mahasiswa.
Anak muda khususnya mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran penting dan strategis untuk menjaga marwah demokrasi.
Diharapkan dengan keterlibatan mahasiswa dalam melakukan pengawasan partisipatif, Pilkada akan berlangsung bersih, jujur, adil, transparan dan tidak dikotori politik uang. bp

