
BANJARMASIN – Sejumlah trotoar di Banjarmasin sebagian telah mengalami penurunan kualitas dan kerusakan. Khususnya trotoar yang sudah dibangun lama dan berada di pinggir sungai akan lebih cepat mengalami kerusakan karena terpengaruh abrasi sungai.
Tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, melakukan perbaikan trotoar khususnya trotoar sepanjang Ujung Murung.
Perbaikan meliput peningkatkan tanah dan bagian bata lama dengan yang baru, seperti yang tengah dilakukan pada trotoar.
Menurut Kepala PUPR Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, pembenahan dilakukan karena tanah di kawasan tersebut telah mengalami penurunan. Bahkan kondisi tanah mengalami kerusakan hingga membuat orang yang melintasi merasa tak nyaman.
“Makanya kami coba mengisi kembali tanahnya, agar kondisinya kembali rata dan rapi,” ungkap Suri, Rabu (11/9) .
Ia menjelaskan, luas kawasan trotoar yang dibenahi mulai dari kawasan parkiran Pasar Sudimampir samping Jembatan Dewi, hingga samping kawasan Pasar Ujung Murung. “Setelah kondisi trotoar di kawasan tersebut sudah banyak yang harus diperbaiki, tentunya ini membuat pejalan kaki tak nyaman, “ujarnya.
Untuk anggaran pembenahan sendiri, menurutnya masuk dalam satu paket rehabilitasi atau pemeliharaan Bantaran Siring Sungai Martapura kawasan Siring Menara Pandang.
Nilai kontrak pembenahan itu, mencapai Rp 600 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Murni 2024.
“Jadi pengerjaannya ini sekaligus pembenahan pagar Siring Menara Pandang,” tutupnya. via

