Mata Banua Online
Selasa, Februari 3, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Timpora Tanbu Proaktif Cegah TPPO

by Mata Banua
10 September 2024
in Indonesiana, Tanah Bumbu
0
D:\2024\September 2024\11 September 2024\2\Timpora Tanbu Proaktif Cegah TPPO.jpg
KEPALA Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Ferizal saat melakukan koordinasi dengan timpora melalui desa binaan di Kabupaten Kotabaru. Selasa (10/9).(foto:mb/ant)

 

BATULICIN – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) proaktif memperkuat sinergitas dengan berbagai pihak untuk mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui program Desa Binaan Imigrasi Kelas II Batulicin.

Berita Lainnya

Bupati Tanah Bumbu Terima Penghargaan Menkum RI

Bupati Tanah Bumbu Terima Penghargaan Menkum RI

2 Februari 2026
Polsek Bansel Amankan Pelaku Tawuran

Polsek Bansel Amankan Pelaku Tawuran

2 Februari 2026

“Kami baru saja melaksanakan timpora untuk memperkuat sinergitas dengan berbagai pihak yang ada di Kabupaten Kotabaru, sebagai langkah strategis mencegah dan mengatasi TPPO yang marak terjadi di beberapa daerah rawan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Ferizal, Selasa (10/9).

Ia mengatakan, timpora yang terdiri atas berbagai instansi seperti imigrasi, kepolisian, TNI, kejaksaan, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya bersama-sama membentuk pola pengawasan yang komprehensif di Desa Binaan Imigrasi.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TPPO, serta memperkuat koordinasi antarlembaga dalam mendeteksi dan mencegah aktivitas ilegal yang berkaitan dengan perdagangan orang, serta pengawasan orang asing yang terdapat di Kabupaten Kotabaru.

Dalam pelaksanaannya, rapat timpora ini juga melakukan sosialisasi serta tanya jawab perihal Desa Binaan Imigrasi kepada stakeholder.

Diharapkan, masyarakat dapat diberikan edukasi tentang bagaimana melaporkan aktivitas yang mencurigakan, serta peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

“Desa binaan Imigrasi ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencegah TPPO. Dengan adanya partisipasi aktif masyarakat, diharapkan kasus TPPO bisa di tekan seminimal mungkin,” harap Ferizal.

Selain itu, lanjut dia, keberadaan Desa Binaan Imigrasi juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pendampingan ekonomi.

Dengan adanya pemberdayaan ekonomi lokal, potensi masyarakat menjadi korban TPPO dapat di tekan, karena mereka tidak lagi tergiur dengan janji pekerjaan yang sering kali berujung pada eksploitasi.

Sinergitas timpora dalam program Desa Binaan Imigrasi ini menjadi bukti nyata bahwa penanganan TPPO tidak bisa dilakukan sendirian oleh satu pihak. Dengan kerja sama yang solid antara semua instansi, harapan untuk mewujudkan lingkungan yang aman dari ancaman perdagangan orang semakin mendekati kenyataan. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper