Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bapanas Blak- blakan Ungkap Stok Beras

by Mata Banua
4 September 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\September 2024\5 September 2024\7\Halman ekonomi (05 Sept )\sdv.jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) me­laporkan bahwa sebanyak 1,39 juta ton be­ras diamankan Perum Bulog per 2 September 2024. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, men­yampaikan, total stok beras nasional yang ber­hasil diamankan Perum Bulog terdiri dari 1,30 juta ton di gudang Perum Bulog dan beras im­por 84.750 ton masih dalam perjalanan ke In­donesia.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

“Saat ini stok beras perum bu­log secara nasional per 2 Sep­tember 1,39 juta ton, stock on hand 1,31 juta ton, dalam per­ja­lanan sebesar 84.750 ton, dan stok Bulog saat ini terbesar di kab/kota,” kata Arief dalam rapat de­ngar pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Par­le­men, Rabu.

Dalam paparan yang di­sam­pai­kan Arief, realisasi pengadaan be­ras baik dari dalam negeri maupun luar negeri mencapai 3,56 juta ton.

Secara terperinci, realisasi pe­ng­adaan beras dalam negeri men­capai 1,01 juta ton yang terdiri da­ri cadangan beras pemerintah se­banyak 625.536 ton dan ko­mer­sial 391.714 ton.

Kemudian, realisasi pe­ng­a­da­an beras dari lu negeri mencapai 2,54 juta ton. Sementara itu, hi­ng­ga Agustus 2024 pemerintah te­lah menyalurkan beras SPHP se­banyak 1,04 juta ton, 367 ton un­tuk tanggap darurat, dan go­longan anggaran sebanyak 55.568 ton.

Untuk bantuan pangan di 2024, pihaknya setidaknya telah men­yalurkan 658.133 ton untuk ta­hap I, 653.238 ton untuk tahap II, dan 216.557 ton untuk tahap III. Dengan demikian, total pen­yaluran beras dari Perum Bulog men­capai 2,62 juta ton.

Adapun, Perum Bulog me­ng­­antongi penugasan impor beras se­banyak 3,6 juta ton hingga ak­hir 2024.

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi sebelumnya mengungkapkan, setidaknya 2,4 juta ton beras impor sudah masuk ke Indonesia hingga akhir Juli 2024.

Terbaru, Perum Bulog dalam wak­tu dekat akan melakukan kontrak untuk mendatangkan 300.000 ton beras. Dengan de­mikian, total beras yang telah di­da­tangkan BUMN Pangan ini men­capai 2,7 juta ton. Ke­mu­dian, Perum Bulog sudah men­da­pat komitmen untuk memasok se­kitar 900.000 ton beras ke Tanah Air.

Dia mengharapkan, ke­se­lu­ruh­an penugasan dapat masuk ke In­donesia sebelum Desember 2024. “Jadi totalnya kira-kira 2,7 juta ton [yang sudah masuk ke In­donesia] sehingga sisanya 900.000 ton lagi dari 3,6 juta ton, kita berharap semuanya akan bisa masuk sebelum Desember 2024,” tuturnya. bisn/mb06

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper