Mata Banua Online
Senin, Januari 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Walikota Pastikan Rp 1 Trilyun untuk Revitalisasi Sungai Kota

by Mata Banua
29 Agustus 2024
in Banjarmasin, Kotaku
0

 

Wali Kota Banjarmasin H ibnu Sina secara langsung menyaksikan penandatangan kotrak pelaksanaan program Proyek National Urban Flood Resilience Project (NUFReP), antara Dirjen SUmber Daya Alam, Kementerian PUPR, Bob Arthur Lambogia dengan PT Adi Karya.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H ibnu Sina secara langsung menyaksikan penandatangan kotrak pelaksanaan program Proyek National Urban Flood Resilience Project (NUFReP), antara Dirjen SUmber Daya Alam, Kementerian PUPR, Bob Arthur Lambogia dengan PT Adi Karya.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\12 Januari 2026\5\Hal 5\Ketua Panlak Haul ke-6 KH Ahmad Zuhdiannor, Muhammad Nida Uddin.jpg

Jemaah Haul ke-6 Guru Zuhdi Diprediksi Lebih 1 Juta

11 Januari 2026
G:\2026\Januari\12 Januari 2026\5\Hal 5\Pimpinan Majelis Madinatul Habib Jakarta Habib Syauqi Al Habsyi.jpg

PTAM Intan Banjar Peringati Isra Mikraj

11 Januari 2026

Di tahap pertama, nilai kontrak yang digelontorkan pihak World Bank untuk revitalisasi sungai tersebut sekira Rp 209 Miliar. “Mudah – mudahan warga Kota Banjarmasin bisa mendukung sepenuhnya untuk pengendalian banjir di Kota Banjarmasin,” ujarnya, usai kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Lantai 8, Gedung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (28/8).

Lalu kapan dilaksanakan pengerjaan dari proyek tersebut. Masih menurut orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini, pelaksanaannya proyek tersebut akan dikerjakan secepatnya. “Tahap pertama ini akan di laksanakan sesegeranya setelah pendatanganan kontrak, dan tentunya program NUFRep atau National Urban Flood Resilience Project ini dalam rangka pengendalian banjir di Kota Banjarmasin,” jelasnya.

Dijelaskannya lahi, untuk program ini dari World Bank (Bank Dunia) ini, dana yang dialokasikan tidak hanya untuk Kota Banjarmasin, tetapi untuk enam kota di Indonesia dimana salah satunya adalah kota Banjarmasin.

Total total bantuannya, bebernya, sekira Rp6 triliun. “Jadi kalau dibagi rata, mungkin sekitar antara Rp900 miliar sampai Rp 1 Triliun alokasi anggaran untuk per daerah,” katanya.

H Ibnu Sina memastikan, program revitalisasi sungai ini akan terus berlanjut, dan kawasan sungai yang di revitalisasi tidak hanya sungai veteran, tetapi ada beberapa sungai di wilayah Kota Banjarmasin yang akan ikut ditangani.

“Kami memastikan bahwa program ini terus berlanjut. Jadi dari total anggaran Rp900 miliar, yang di alokasi di tahap pertama sekira Rp209 miliar, kemudian akan dilanjutkan ke tahap 2, tahan 3 dan seterusnya sampai selesai,” ucapnya

Ia berharap, pelaksanaan kegiatan program ini berjalan lancer, sehingga masyarakat Kota Banjarmasin yang memang terdampak banjir tidak lagi merasakan musibah tersebut. “Mudah mudahan dengan desain yang sudah dirancang dalam natural base solution, persoalan banjir ini bisa teratasi. Terimakasih kepada world bank dan juga Bappenas, Kementrian PUPR untuk program yang akan dilaksanakan tahun ini dan tahun seterusnya,” pungkasnya.via/rds

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper