Mata Banua Online
Sabtu, April 25, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tambah Kuota KPR Subsidi, Perlu Dana Rp4,3 Triliun

by Mata Banua
29 Agustus 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Agustus 2024\30 Agustus 2024\7\Halman ekonomi (30 Agt )\hal 7 - 2 klm (KIRI).jpg
TAMBAH KUOTA – Kementerian PUPR menambah alokasi subsidi KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 34 ribu unit rumah. Dengan begitu, unit FLPP tahun ini naik dari 166 ribu menjadi 200 ribu unit.(foto:mb/ant)

 

JAKARTA – Kementerian Pe­ker­jaan Umum dan Perumahan Rak­yat (PUPR) menambah alo­ka­si subsidi KPR Fasilitas Li­ku­iditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 34 ribu unit r­u­mah tahun ini.

Berita Lainnya

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

BTN Tumbuh Positif di Kalsel

24 April 2026
Harga Emas Antam Kembali Merosot

Harga Emas Antam Kembali Merosot

23 April 2026

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan ang­garan yang disiapkan men­ca­pai Rp4,3 triliun. Dengan begitu, unit FLPP tahun ini naik dari 166 ri­bu menjadi 200 ribu unit. “Unit (tam­bahan) rumahnya 34 ribu, da­ri 166 ribu tambah 34 ribu, Rp4,3 triliun (anggaran) tam­ba­han­nya,” ucap Basuki di Kom­pleks DPR RI.

Adapun dengan tambahan ang­garan itu, pendanaan KPR FLPP tahun ini total menjadi Rp18 triliun.

Meski sudah dinaikkan, jum­lah unit KPR FLPP ini masih le­bih sedikit dibanding 2023. Pa­da 2023, pemerintah men­ye­di­a­kan 229 unit hunian dengan ang­garan Rp26,3 triliun.

Dalam kesempatan terpisah, Di­rektur Consumer and Com­mer­ci­al Lending PT Bank Tabungan Ne­gara (Persero) Tbk. (BTN) Hirwndi Gafar mengatakan tu­run­nya anggaran menjadi tan­ta­ng­an dalam penyaluran KPR sub­sidi tahun ini. Ia berharap ang­garan dapat ditambah sehingga jum­lah unit yang disalurkan bisa me­ningkat.

“Mudah-mudahan tahun ini akan ada tambahan lagi supaya mi­nimal 220 ribu unit sampai 250 ri­bu unit yang bisa disalurkan di 2024,” katanya.

Melansir CNBC, Ke­men­te­ri­an PUPR awalnya me­ng­u­sul­kan alokasi FLPP tahun ini se­ban­yak 220 ribu unit. Namun, Ke­menterian Keuangan hanya men­yetujui sebanyak 166 ribu unit.

KPR FLPP merupakan ban­tu­an pembiayaan perumahan un­tuk meningkatkan akses mas­ya­ra­kat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap rumah layak hu­ni dan terjangkau. Program ini di­mu­lai sejak 2010.

KPR FLPP merupakan prog­ram untuk memberikan akses pe­milikan rumah murah bagi mas­ya­rakat berpenghasilan rendah.

Hal tersebut merupakan ba­gi­an dari perwujudan komitmen pe­me­rintah sebagaimana ter­can­tum dalam Undang-Undang Da­sar 1945, Pasal 28H Ayat 1, bah­wa setiap oang berhak hidup se­ja­htera lahir dan batin, ber­tem­pat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak memperoleh pela­yan­an Kesehatan. cnn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper