Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tak Ada Lagi Roller Coaster Liverpool

by Mata Banua
27 Agustus 2024
in Olahraga
0
D:\2024\Agustus 2024\28 Agustus 2024\9\9\tak ada.jpg
Gol Kedua – Striker Liverpool Mohamed Salah mencetak gol kedua ketika berhadapan dengan Brentford di Anfield, Liverpool, Inggris. (foto:mb/web)

 

Liverpool – Sudah langsung terasa bedanya Liverpool polesan Arne Slot, dibandingkan era Juergen Klopp. ‘Si Merah’ sekarang terasa seperti Manchester City.

Berita Lainnya

Lewandowski Bawa El Barca Taklukkan Atletico Madrid

Lewandowski Bawa El Barca Taklukkan Atletico Madrid

5 April 2026
Arsenal Tersingkir dari Piala FA

Arsenal Tersingkir dari Piala FA

5 April 2026

Perbedaan tersebut dirasakan oleh legenda Liverpool Jamie Carragher, saat menyaksikan laga kontra Brentford di Anfield, Minggu (25/8/2024) kemarin. Liverpool yang amat dominan menang lewat gol Luis Diaz dan Mohamed Salah.

Dari sisi atmosfer stadion, Carragher merasa situasinya tak meletup-letup lagi seperti era Klopp. Ia menduga karena para suporter merasa lebih ‘aman’ menyaksikan permainan tim yang sekarang.

“Saya rasa atmosfernya aneh menimbang ini laga kandang pertama. Apakah itu berkaitan dengan gaya main yang berbeda, bahwa permainannya tak akan berjalan dari ujung ke ujung,” ungkapnya dikutip Sky Sports.

“Musim lalu itu seperti roller coaster buat para suporter: gol-gol mepet akhir, bangkit dari ketertinggalan. Terasa bahwa setiap laganya seperti final. Liverpool butuh lebih banyak pertandingan seperti lawan Brentford ini musim lalu,” imbuhnya.

Manajer baru Liverpool, Arne Slot, memang melandaskan permainannya pada penguasaan bola dan kontrol. Para pemain Liverpool juga mengakui salah satu perbedaan terbesar dari Slot dengan Klopp adalah tim tidak lagi cepat-cepat mengalirkan bola ke depan.

Sementara bersama Klopp, Liverpool memainkan transisi-transisi cepat dan bermain amat direct. Gaya heavy metal, begitu cap yang dilekatkan pada ide permainan tersebut.

“Pertandingannya hampir seperti performa Man City, dalam hal laga terasa berakhir ketika gol kedua masuk. Tidak ada ancaman apapun di pertandingan,” kata Carragher soal Liverpool-nya Slot.

“Liverpool-nya Arne Slot tidak akan semenarik Juergen Klopp, itu mustahil. Saya tertarik untuk melihat bagaimana itu akan memengaruhi atmosfer seiring bulan berlalu karena hari ini (Minggu) rasanya aneh.”

“Tapi mungkin masih terbukti sama suksesnya, kalau tidak lebih sukses dari musim lalu. Kalau Liverpool memenangi lebih banya laga seperti ini, 2-0, dengan nyaman, maka itu akan menempatkan mereka dalam posisi bagus.” dtc

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper