Mata Banua Online
Sabtu, April 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Sejumlah Orang Jadi Korban Copet Di Siring Nol Km

by Mata Banua
14 Agustus 2024
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2024\Agustus 2024\15 Agustus 2024\2\2\New Folder\sejumlah.jpg
Korban cooet, Reza (50) warga Kayutangi, saat lapor jadi korban copet ke petugas Satpol PP dan petugas keamanan siring nol Km Banjarmasin. (foto: mb/ist)

 

BANJARMASIN – Puncak perayaan Hari jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2024 dilaksanakan makan gratis untuk masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya, berlokasi di titik nol Ban­jarmasin, Rabu (14/8).

Berita Lainnya

Yamin: Birokrasi Harus Lebih Cepat dan Responsif

Yamin: Birokrasi Harus Lebih Cepat dan Responsif

16 April 2026
PAM Bandarmasih Siap Antisipasi El Nino Gozila

PAM Bandarmasih Siap Antisipasi El Nino Gozila

16 April 2026

Kegiatan makan gratis dan hiburan rakyat yang dipusatkan di kawasan wisata siring, tepatnya di titik nol Km Banjarmasin dan dihadiri ribuan warga ini menjadi kesempatan bagi para pencopet mencuri handphone dan dompet milik pengunjung.

Copet beraksi, saat ribuan orang yang tengah memadati kawasan Titik Nol Kilometer Banjarmasin dan lokasi tersebut merupakan salah satu tempat keramaian lautan manusia dalam perayaan Hari jadi provinsi Kalsel.

Ada beberapa korban pencopetan, dari hilang handphone, dompet serta tas gantung, ada juga yang mengadu ke polisi yang bertugas di Pos Keamanan Titik Nol Kilometer.

Salah satu korban copet Reza (50) warga Jalan Kayutangi Banjarmasin risau, hanphone samsung keluaran terbaru miliknya yang ditaruh disaku celana jeans raib entah kemana, sewaktu itu berbaur dengan masyarakat selaku pengunjung acara Harjad tersebut.

Reza, tergopoh melapor ke anggota Satpol PP dan petugas yang berjaga dan bilang handphonenya diembat copet. Salah satu anggota Satpol PP mengarahkan untuk melapor ke piket jaga di pos penjagaan keamanan di nol Km.

“Tak tahu lagi tas mendadak ringan, ternyata handphone raib, pas depan salah satu stan dinas penyedia makanan gratis di nol Km,” katanya.

Sebelumnya seorang wanita paruh baya juga kehilangan handphone yang ada di dalam tas yang dia bawa. “Tadi ada juga perempuan yang kehilangan handphone dan diarahkan petugas lapor ke pos pen­jagaan,” kata warga.

Sejumlah warga juga ada yang kehilangana dompet dan menjadi salah satu korban pencopetan. Tas milik itu dicopet pencopet dan barang berharga seperti handphone, dompet berisi uang tunai serta kartu identitas raip dicopet.

“Ada yang hilang hand­phone, kartu ATM, KTP, kartu dan dompet,” kata korban saat melapor ke petugas di Pos K­eamanan Titik Nol Banj­ar­masin, Rabu (14/8).sam/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper