Mata Banua Online
Kamis, Mei 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin Terus Dukung Peningkatan Keanekaragaman Hayati

by Mata Banua
8 Agustus 2024
in Headlines
0

 

GUBERNUR Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor di sela peluncuran dokumen Indonesian Biodiversity Strategy & Action Plan (IBSAP) 2025-2045 menerima buku dokumen IBSAP 2025-2045 yang diserahkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa.

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor atau Paman Birin menghadiri peluncuran dokumen Indonesian Biodiversity Strategy & Action Plan (IBSAP) 2025-2045, di Istana Wakil Presiden RI, di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/8).

Berita Lainnya

Novel Sentil Hakim Militer dan Eks Kabais

Novel Sentil Hakim Militer dan Eks Kabais

12 Mei 2026
Dipasang Gelang Deteksi, Nadiem Jadi Tahanan Rumah

Dipasang Gelang Deteksi, Nadiem Jadi Tahanan Rumah

12 Mei 2026

Peluncuran dokumen Indonesian Biodiversity Strategy & Action Plan (IBSAP) 2025-2045, dihadiri dan dibuka langsung Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, keanekaragaman hayati sangat vital bagi keberlangsungan hidup manusia. “Mulai dari kebutuhan makanan, energi, air hingga seluruh sistem kehidupan di bumi bergantung pada kelestarian ekosistemnya,” katanya.

Wapres mengungkapkan, meski berbagai upaya telah dilakukan, krisis keanekaragaman hayati masih sangat sering terjadi seperti peningkatan polusi yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim dan berdampak pada hilangnya keanekaragam hayati.

“Dampak krisis ini harus bisa ditangani secara komprehensip dan progresif agar sumber pangan kita dan generasi mendatang tetap tersedia dan turut mengakselerasi pembangunan,” ungkapnya.

Wapres juga menambahkan, dengan kekayaan alam dan laut yang melimpah, Indonesia merupakan negara dengan jumlah biodiversity terbesar di dunia dengan 22 tipe ekosistem alami yang tersebar pada 7 wilayah ekorigen dengan ke khasan masing-masing.

“Saya kira upaya menjaga keanekaragaman tersebut bukanlah hal yang mudah, karena itu semua kita dapat bekerjasama dalam menjaganya,” ucapnya.

Sementara, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko menuturkan, IBSAP bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan berkelanjutan, memperkuat tata kelola keanekaragaman hayati melalui pengayaan ilmu pengetahuan dan teknologi, juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan finansial, penguatan regulasi dan penegakan hukum.

“Optimalisasi pengelolaan keanekaragaman hayati memerlukan komitmen berkelanjutan dari berbagai pihak, melalui konsistensi dan sinergitas program. BRIN telah menghasilkan data yang mendukung integrasi keanekaragaman hayati dalam kebijakan nasional,” katanya.

Terpisah, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin menyampaikan, Pemprov Kalimantan Selatan sangat mendukung IBSAP dalam peningkatan keanekaragaman hayati.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan telah melakukan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Kebun Raya yang berperan sebagai habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna serta menjaga keseimbangan ekosistem,” ucapnya.

Paman Birin menambahkan, dengan kekayaan flora dan faunanya di Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dalam pelestarian keanekaragaman hayati dengan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam sebagai pengelola kawasan pelestarian alam serta dengan program revolusi hijau.

“Dengan program revolusi hijau, menanam, menanam, menanam dan pengelolaan RTH serta Kebun Raya bisa menjadikan keanekaragaman hayati yang ada dapat menjadikan lingkungan lestari dan lebih asri,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Paman Birin juga menerima buku dokumen IBSAP 2025-2045 yang diserahkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa. adp/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper