Mata Banua Online
Jumat, Mei 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Imbas PHK, Pedagang Online Menjamur

by Mata Banua
8 Agustus 2024
in Ekonomi & Bisnis
0

JAKARTA – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memproyeksi jumlah UMKM yang berjualan online maupun off­line meningkat seiring maraknya kasus pe­mu­tusan hubungan kerja (PHK).

Menurutnya, di satu sisi, UMKM men­jadi sektor yang paling banyak menyerap la­pa­ngan kerja. “Sehingga kalau sekarang ada deindustrialisasi, banyak PHK, itu pasti pe­dagang offline/onlien individual akan me­ni­ngkat,” ucap Teten dalam acara BCA UKM Fest di Mal Kota Kasablanka.

Berita Lainnya

Pertamina Tegaskan Keandalan Pasokan Avtur

Pertamina Tegaskan Keandalan Pasokan Avtur

7 Mei 2026
OJK: Kinerja Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

OJK: Kinerja Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

7 Mei 2026

Di sisi lain, Teten juga mengingatkan so­al risiko penurunan daya beli masyarakat ak­hir-akhir ini. Ia menilai harus ada bantalan un­tuk masalah tersebut. “Ini sesuatu yang su­lit, kita harus gotong rong,” kata Teten.

Angka PHK di Jakarta mencapai 7.469 ora­ng. Ini terjadi pada periode Januari 2024 sam­pai Juni 2024. Secara keseluruhan di In­donesia, Kementerian Ketenagakerjaan me­n­catat PHK menimpa 32.064 tenaga ker­ja selama enam bulan pertama di 2024. Ma­yo­ritas memang terjadi di Jakarta, yakni se­banyak 23,29 persen.

PHK lainnya juga terpusat di Pulau Ja­wa. Ada di Banten dengan 6.135 orang ke­hi­langan pekerjaan, 5.155 pekerja di Jawa Ba­rat di-PHK, dan kasus di Jawa Tengah ya­ng menimpa 4.275 karyawan.

Pemutusan hubungan kerja yang cukup ban­yak juga terjadi di luar Jawa. Misalnya, ada 1.812 orang di Sulawesi Tengah yang ha­rus kehilangan pekerjaannya hingga Juni 2024. Selain PHK, Satu Data Kemnaker men­catat sejumlah kasus mogok kerja di tanah air.

Ada 94 kasus mogok kerja di Indonesia sam­pai bulan keenam 2024. Ini melibatkan 3.355 orang teaga kerja dan 26.840 jam ker­ja yang hilang imbas aksi tersebut.

Lagi, DKI Jakarta memimpin. Mogok ker­ja di provinsi ini menyentuh 35 kasus de­ng­an 850 orang tenaga kerja yang terlibat dan 6.800 jam kerja hilang. cnn/mb06

 

 

Tags: Pedagang OnlinePHKUMKM
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper