Mata Banua Online
Senin, Februari 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tapin Bangun 10 Menara Pantau Siaga Karhutla Hadapi Kemarau

by Mata Banua
28 Juli 2024
in Daerah, Lintas
0

 

KARHUTLA-Penjabat (Pj) Bupati Tapin M Syarifuddin dan jajaran melaksanakan patroli terpadu menggunakan motor trail dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), untuk perlindungan lingkungan di Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (foto:mb/ant)

RANTAU-Rantau,Pemerintah Kabupaten Tapin, bersama perusahaan swasta di kabupaten ini berkolaborasi membangun sebanyak 10 menara pantau di ring satu dan dua, untuk siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna menghadapi kemarau pada Agustus mendatang.

Berita Lainnya

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

1 Februari 2026
Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

29 Januari 2026

“Kami meninjau ring satu dan dua di kawasan perkebunan kelapa sawit milik Hasnur Citra Terpadu di Tapin Tengah, sebab daerah ini rawan karhutla saat musim kemarau,” kata Penjabat (Pj) Bupati Tapin M Syarifuddin di Rantau.

Dia menyebutkan, dalam kunjungan lapangan itu, pemerintah daerah melaksanakan patroli sekaligus berkomunikasi dan memberikan edukasi penanganan bencana karhutla sebagai upaya perlindungan terhadap lingkungan.

“Saat patroli, perusahaan sangat aktif dan peduli dalam mengatasi karhutla khususnya di perkebunan kelapa sawit. Berkaca dari tahun sebelumnya kemarau terjadi cukup panjang, sehingga beberapa titik cukup membahayakan bagi perkebunan dan lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Syarifuddin meminta, para perusahaan untuk menjaga lingkungan tidak hanya di ring satu dan dua saja, tetapi juga di seluruh perkebunan kelapa sawit yang ada di Tapin. Salah satu upaya dini, yakni mempersiapkan peralatan sebagai antisipasi mencegah terjadinya karhutla.

Sementara itu, Ketua Tim Patroli Karhutla Daerah (TPKD) Tapin Setiono mengatakan, kunjungan pemerintah daerah di kawasan perkebunan kelapa sawit sangatlah penting untuk memastikan kesiapan pencegahan karhutla.

Dia mengungkapkan, mulai bulan ini, seluruh perusahaan telah mempersiapkan segala sarana dan prasarana termasuk sumber daya manusia (SDM).

“Upaya pencegahan ini dengan membangun menara pantau sebanyak 10 buah tersebar di perkebunan kelapa sawit, dan petugas karhutla sebanyak 111 orang beserta peralatan lain. Kami juga melibatkan masyarakat peduli api (MPA) agar lebih maksimal menangani karhutla,” ucap Setiono.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapin Raniansyah mengatakan, kegiatan patroli terpadu dalam rangka pencegahan karhutla dan perlindungan lingkungan sekaligus pemetaan wilayah yang sering terjadi karhutla, yakni di Kecamatan Tapin Selatan, Binuang, Candi Laras Selatan, Candi Laras Utara, dan Tapin Tengah.

Berdasarkan data BMKG, kata dia, untuk wilayah Timur di Kalimantan Selatan termasuk Tapin mulai memasuki musim kekeringan yang diperkirakan puncaknya mulai Agustus mendatang.{an/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper