Mata Banua Online
Rabu, April 22, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Daging Nabati Diklaim Lebih Sehat Bagi Jantung Dibandingkan Daging Biasa

by Mata Banua
8 Juli 2024
in Mozaik
0
D:\2024\Juli 2024\9 Juli 2024\11\Halaman 1-11 Selasa\daging.jpg
(foto:mb/web)

 

Alternatif daging nabati (plant-based meal alternative/PBMA) menjadi pilihan populer bagi orang-orang yang sadar akan kesehatan dan ingin mengurangi asupan daging dalam beberapa tahun terakhir. Namun, apakah alternatif ini benar-benar lebih sehat untuk jantung kita?

Berita Lainnya

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

7 Jenis Makanan yang Bisa Memperparah Jerawat, Perlu Dibatasi

10 Februari 2026
5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

5 Ciri-Ciri Orang dengan Kecerdasan Emosional Rendah, Kata Psikolog

10 Februari 2026

Sebuah tinjauan terbaru yang diterbitkan dalam Canadian Journal of Cardiology menjernihkan perdebatan ini, dan menemukan bahwa PBMA benar-benar lebih baik untuk kesehatan jantung daripada daging biasa. Lonjakan popularitas PBMA tidak dapat dipungkiri. Mulai dari burger yang terbuat dari protein kacang polong hingga sosis yang dibuat dari kedelai, alternatif daging ini menjadi makanan pokok di banyak rumah tangga. Kesimpulan yang paling menarik dari ulasan terbaru adalah bahwa PBMA, meskipun merupakan produk olahan, secara umum sejalan dengan rekomendasi diet untuk kesehatan jantung.

“Produk ini sering kali mengandung lebih sedikit lemak jenuh dan lebih banyak serat makanan dibandingkan produk daging, sehingga berpotensi menawarkan efek kardioprotektif,” kata penulis utama studi dari University of British Columbia, Matthew Nagra seperti dilansir Study Finds, Jumat (5/7/2024).

Meskipun demikian, peneliti menyatakan studi lanjutan sangat diperlukan. Karena masih ada pertanyaan mengenai implikasi kesehatan jangka panjang dari produk alternatif daging nabati, terutama mengingat kandungan natriumnya yang tinggi dan melalui proses yang panjang (ultraproses).

Dalam studi ini, para peneliti mengevaluasi literatur yang tersedia tentang PBMA dan penyakit kardiovaskular (CVD), dengan berfokus pada profil nutrisi PBMA dan dampaknya terhadap faktor risiko CVD. Mereka menganalisis literatur yang telah ditinjau oleh rekan sejawat dari tahun 1970 hingga 2023, dengan menggunakan istilah pencarian yang terkait dengan daging nabati, kesehatan jantung, dan komponen nutrisi seperti protein kedelai, protein kacang polong, dan lemak makanan.

Penelitian ini memprioritaskan uji coba terkontrol secara acak (RCT) dan studi kohort prospektif yang membandingkan PBMA dengan produk daging tradisional. Pendekatan ini memastikan analisis yang kuat tentang bagaimana PBMA memengaruhi penanda kardiovaskular utama seperti kolesterol total, kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL), dan berat badan.

“Meskipun pasar daging nabati telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan semakin banyak orang yang menikmati burger nabati, secara mengejutkan hanya sedikit yang diketahui tentang bagaimana alternatif daging ini dapat berdampak pada kesehatan dan khususnya risiko penyakit kardiovaskular,” kata Nagra.

“Jadi kami berusaha meninjau literatur yang tersedia tentang topik ini untuk mengidentifikasi apa yang saat ini diketahui dan memberikan arahan untuk penelitian di masa depan,” kata dia.rep

 

 

Tags: Daging NabatiPBMA
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper