Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

PJ Bupati Kampanyekan Pencegahan Perkawinan Anak

by Mata Banua
23 April 2024
in Daerah, Tapin
0

 

SAFARI PENDIDIKAN-PJ Bupati Tapin M Syarifuddin MPd saat menjadi pembina upacara di SMKN 1 Rantau pada kegiatan safari pendidikan dan kampanye pernikahan dini yang dilaksanakan bersama Dinas PPPA kabupaten Tapin. (foto:mb/herman)

RANTAU,- PJ Bupati Tapin M Syarifuddin MPd bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melaksanakan safari pendidikan di SMKN 1 Rantau, Senin (22/04).

Berita Lainnya

Rekomendasi Dewan Terhadap LKPJ Bupati Tapin TA 2025

Rekomendasi Dewan Terhadap LKPJ Bupati Tapin TA 2025

9 April 2026
Bupati Yamani Pimpin Bersihkan Pasar Kraton

Bupati Yamani Pimpin Bersihkan Pasar Kraton

9 April 2026

Kedatangan PJ Bupati disambut Kepala SMKN 1 Tapin M Syaifuddin, Sekretaris Dinas PPPA Hj Mitya SE dan jajaran serta seluruh dewan guru, tata usaha dan para pelajar SMKN 1 Rantau.

Seperti yang diutarakan PJ Bupati Tapin M Syarifuddin MPd, generasi muda sebagai tulang punggung bangsa diharapkan di masa depan, mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini agar menjadi lebih baik lagi.

Di era globalisasi ini, dimana kebebasan bergaul dari segala aspek dianggap menjadi hal yang lumrah, banyak remaja bahkan anak anak yang terjerumus kedalam pergaulan bebas. Pergaulan bebas adalah pergaulan yang berlebihan dan menyimpang yang melanggar aturan-aturan atau norma agama yang ada di masyarakat.

Salah satu contoh pergaulan bebas adalah mabuk-mabukan, menggunakan narkoba, merokok, balapan liar, tawuran, dan bahkan seks bebas yang berakibat pada kehamilan diluar nikah dan perkawinan diusia anak, ujarnya.

Dikatakan PJ Bupati Tapin, faktor faktor yang mempengaruhi pergaulan bebas antara lain yaitu pengaruh budaya asing, pengaruh teknologi yang pesat yang pemanfaatannya disalah gunakan, pengaruh teman yang kurang baik perilakunya, kurangnya kesadaran diri, kurangnya perhatian dari orang tua atau broken home, dan lain-lain.

Banyak cara yang dapat di lakukan untuk mencegah atau menghindari pergaulan bebas yaitu dengan mengisiegiatan kegiatan luang dengan melakukan kegiatan yang positif, berani berkata “TIDAK” pada seseorang yang menawarkan atau mengajak untuk melakukan pergaulan bebas, tidak mengikuti teman yang berperilaku tidak baik serta mentaati peraturan peraturan yang ada di masyarakat, karena pergaulan bebas akan dapat merusak masa depan kalian, pergaulan bebas juga berdampak pada tingginya angka perkawinan anak, tandasnya.

Dijelaskan PJ Bupati, tingginya angka perkawinan usia anak di Indonesia sudah pada tahap mengkhawatirkan. Indonesia menempati posisi ke 2 di ASEAN dan ke 7 di dunia sebagai negara dengan angka perkawinan anak paling tinggi.

Dampak dari perkawinan anak terjadi pada anak laki-laki dan perempuan. Namun anak perempuan lebih rentan mengalami kondisi tidak menguntungkan, seperti putus sekolah, hamil pada usia anak yang berpotensi menyumbang terjadinya komplikasi kesehatan reproduksi, angka kematian ibu, gizi buruk, stunting, pekerja anak, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perceraian dan berujung pada pemiskinan perempuan secara struktural.

Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan karena anak telah kehilangan hak-hak mereka yang seharusnya dilindungi oleh negara termasuk hak untuk mendapatkan Pendidikan yang setinggi tingginya. Jika kondisi ini dibiarkan akan menjadikan Indonesia berada dalam kondisi ‘Darurat Perkawinan Anak’, dan semakin menghambat capaian tujuan bernegara sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945,” paparnya.

Menurut sambutannya, PJ Bupati Tapin meminta, agar generasi muda dapat menjadi pribadi yang membanggakan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.

Jadilah siswa-siswi yang berprestasi, jadilah siswa siswi yang membanggakan, hindari pergaulan bebas termasuk perkawinan anak yang hanya bisa merusak masa depan kalian, serta jagalah nama baik keluarga, sekolah dan negara.

Setiap waktu yang berputar tidak akan kembali seperti semula, waktu itu bagaikan pedang yang runcing dan tajam apabila kamu menyia-nyiakannya maka pedang itu akan melukai dan membunuhmu.

Kalian adalah masa depan bangsa, masa depan kalian ada di genggaman kalian, kalian memiliki masa depan yang mesti ditata dari sekarang, aktifitas yang kalian lakukan pada saat ini akan menentukan masa depan kalian dan masa depan bangsa ini, jadi mari kita bersama berbuat mulai dari diri kita sendiri, untuk menjadikan masa depan diri kalian dan masa depan bangsa ini menjadi lebih baik, tandasnya.

“Raih lah cita-cita kalian setinggi mungkin, dengan belajar yang giat, bergaul yang baik dan tunda pernikahan sampai kalian mempunyai bekal yang cukup,” tutup Pj Bupati Tapin M Syarifuddin MPd dalam sambutannya.{[her/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper