Mata Banua Online
Selasa, Februari 3, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Imigrasi Batulicin Awasi 40 WNA Asal Filipina Dan China

by Mata Banua
23 April 2024
in Daerah, Lintas
0

 

AWASI WNA-Imigrasi Batulicin awasi 40 WNA asal Filiphina dan China. (foto:mb/ant)

BATULCIN-Kantor Imigrasi Kelas III TPI Batulicin melakukan pengawasan terhadap 40 orang warga negara asing (WNA), asal Tiongkok atau China dan Filipina yang datang ke Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Berita Lainnya

SD Islam Solusi latih puluhan peserta Totok Punggung

SD Islam Solusi latih puluhan peserta Totok Punggung

2 Februari 2026
Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

Bupati Kotabaru kunjungi Dirjen BinaPembangunan Daerah Kemendagri

1 Februari 2026

“Mereka datang ke Kabupaten Kotabarau pada Sabtu dan Minggu kemarin menggunakan kapal kargo atau kapal muatan barang,” kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan komunikasi Keimigrasian Muhammad Maryadi, mewakili Kepala Imigrasi Kelas II TPI Batulicin I Gusti Bagus M Ibrahim, di Batulicin.

Dia menjelaskan, WNA asal Filipina sebanyak 18 orang datang pada Sabtu 20/4 menggunakan Kapal MV Grand Islan berbendera Marshall Island. Sedangkan WNA asal China datang pada Minggu 21/4 sebanyak 22 orang menggunakan Kapal MV Aris Glory.

Yang bersangkutan datang ke Kotabaru akan melakukan bongkar muat Batubara. Semua WNA asal dua negara tersebut dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh petugas Imigrasi Batulicin di atas MV Aris Glory dan MV Grand Islan. Tim telah menjalankan seluruh prosedur pemeriksaan di atas alat angkut tersebut dan hasilnya tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian.

“Cuaca atau gelombang yang tidak menentu membuat tim merasa kesulitan menuju tempat pemeriksaan yang jaraknya cukup jauh dari daratan,” kata Maryadi.

Pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap orang asing tersebut, apakah keberadaan mereka di Kotabaru sesuai jadwal izin mereka atau tidak.{[an/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper