Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Rapat Koordinasi RTRW Kabupaten Tapin Tahun 2023 – 2043

by Mata Banua
26 Maret 2024
in Daerah, Tapin
0

 

RAPAT KOORDINAS-Ketua DPRD Tapin H Yamani SAK MM saat menyampaikan paparan dalam rapat kordinasi penyusunan RTRW yang dihadiri lintas sektor di kabupaten Tapin. (foto:mb/herman)

RANTAU,- PJ Bupati Tapin M Syarifuddin MPd bersama Ketua DPRD Tapin H Yamani SAK MM, menghadiri rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka pembahasan rancangan peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) kabupaten Tapin tahun 2024-2043, bertempat di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Senin (25/03/2024).

Berita Lainnya

Rekomendasi Dewan Terhadap LKPJ Bupati Tapin TA 2025

Rekomendasi Dewan Terhadap LKPJ Bupati Tapin TA 2025

9 April 2026
Bupati Yamani Pimpin Bersihkan Pasar Kraton

Bupati Yamani Pimpin Bersihkan Pasar Kraton

9 April 2026

Rapat turut koordinasi dihadiri Ketua TP PKK Masrupah, wakil ketua 2 DPRD Tapin Hj Herny Mustika, Kepala Dinas PUPR Rizkan Noor ST, Kepala Dinas LH Ir H Nordin MS bersama para sekretaris Dinas, Kepala Bagian dan Kepala Bidang SOPD dilingkungan Pemkab. Tapin.

Seperti yang diutarakan PJ Bupati Tapin M Syarifuddin MPd dalam paparannya, Kabupaten Tapin merupakan titik penghubung jalur alternatif dan sebagai pintu utama masuk menuju wilayah Banua Anam dari Banjarmasin dan Banjarbaru.

Karena itu tujuan penataan ruang wilayah sangat penting, untuk mewujudkan penataan ruang kabupaten Tapin sebagai pusat kegiatan kawasan dan agropolitan yang di dukung sektor pertanian, perikanan, industri, perdagangan jasa dan pariwisata yang unggul berwawasan lingkungan.

Hal itu didasarkan bahwa kita memiliki komoditi unggulan di sektor pertanian, sektora industri, pariwisata dan perikanan. Dimana untuk pertanian kita mempunyai pertanian padi sawah, perkebunan kopi, karet, kelapa dan sawit serta mempunyai peternakan sapi, kambing dan unggas serta perkebunan hortikultura.

Begitu juga disektor industri kita mempunyai industri agro, kerajinan dan aneka anyaman serta industri logam dan galian. Juga sektor pariwisata kita mempunyai wisata alam, wisata kota, wisata religi di kabupaten Tapin. Dan hasil dari sektor perikanan kita mempunyai perikanan tangkap (Sungai dan Rawa) yang hasilnya pertahun mencapai 3.571.281 ton per tahun.

“Ditambah produksi perikanan budidaya kolam 135,86 ton/tahun dan keramba 237,52 ton/tahun,” ungkapnya.

Dengan potensi yang kita miliki itu, kita ingin penyusunan RTRW harus benar – benar penyesuaian dengan kondisi alam, kondisi geografis dan kondisi lingkungan kita, sehingga penataan ruang dan wilayah kita bisa sejalan dengan rencana jangka panjang kedepan, tandasnya.

Sementara itu ketua DPRD Tapin H Yamani mengatakan, akan menindaklanjuti segala masukan dari Kementerian/Lembaga pada forum lintas sektor untuk dapat di integrasikan dalam Ranperda RTRW kabupaten Tapin. Dan berkomitmen untuk melakukan penetapan peraturan daerah bersama pemerintah daerah dan DPRD sesuai dengan ketentuan perundangan undangan.{[her/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper