
RANTAU,- Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin MPd sampaikan ekspose evaluasi kinerja Pj Bupati dalam triwulan II dihadapan oleh tim evaluator Inspektorat Jenderal Kemendagri, bertempat di kantor Inspektorat Jenderal Kementrian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (21/03/).
Rapat turut dihadiri Setda Tapin Dr. H. Sufiansyah, M. AP, Kepala Inspektorat Unda Absori SH MH, Kepala Bappelitbang H Meidy Haris Prayoga dan Asisten Pemerintahan Kesra H. Zainal Abidin S.Sos serta dihadiri seluruh Kepala SOPD kabupaten Tapin.
Seperti yang diutarakan PJ Bupati Tapin, sebelum ekspose evaluasi telah dilaksanakan pra ekspose yang merupakan tahapan awal rencana penyampaian evaluasi kinerja ke 2 PJ Bupati Tapin dihadapan tim evaluator dari Kementerian Dalam Negeri.
Segala saran dan masukan yang diberikan kementerian dalam rangka perbaikan. Ada beberapa catatan, untuk perbaikan evaluasi triwulan 3 yang diberikan serta berbagai masukan lainnya untuk perbaikan.
“Dari semua masukan, mudahan para kepala SOPD bisa terus berinovasi, untuk mengembangkan Tapin lebih maju lagi,” ungkapnya.
Ditambahkan M Syarifudin, evaluasi dilakukan setiap 3 bulan sekali dan ini evaluasi triwulan II, selama menjabat PJ Bupati sedikitnya ada 4 kali evaluasi kinerja yang akan kita sampaikan. Setalah triwulan pertama, pada bulan Maret 2024 kita kembali akan menyampaikan kinerja pemerintah triwulan II dan evaluasi triwulan III akan disampaikan kembali pada bulan Juni.
Dalam rentang 3 bulan masa jabatan, beberapa pencapaian kinerja yang kita sampaikan yakni meliputi aspek penyelenggaraan pemerintahan, aspek pembangunan dan yang terakhir aspek kemasyarakatan.
Capaian dalam kinerja pemerintahan meliputi program pelayanan kesehatan, pendidikan, pengentasan stunting, penanganan kemiskinan ekstrim, penanganan inflasi, sampah, penyediaan air bersih, bantuan sosial, dana pemilu, infrastruktur sarana dan prasarana, peningkatan SDM, kepegawaian, dan inovasi.
Adapun beberapa catatan dan masukan yang disampaikan seperti kartu kredit daerah, perkembangan inflasi di daerah dan bagaimana cara mengatasinya. Ada beberapa komoditas yang sangat mencolok, apalagi selama ramadhan, seperti beras, telor, ayam dan cabe rawit yang sangat berkontribusi dalam inflasi di kabupaten Tapin, tandasnya.{[her/mb03]}

