Mata Banua Online
Kamis, April 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pemprov Kalsel Berkomitmen Cegah Korupsi

by Mata Banua
21 Maret 2024
in Pemprov Kalsel
0

 

Inspektur Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pencegahan Korupsi Daerah dan Peluncuran MCP secara virtual bersama KPK, di ruang Command Center Setdaprov Kalsel di Banjarbaru (foto:mb/adpim)

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan mengapresiasi atas peluncuran Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan peningkatan integritas pemerintah daerah.

Berita Lainnya

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Sabilal Muhtadin

1 April 2026
Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

Pemprov Kalsel Pastikan Program Kegiatan Berbasis Kebutuhan

1 April 2026

Program MCP KPK ada delapan area, diantaranya peren­canaan dan penganggaran AP­BD, pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pelayanan publik, pengawasan APIP, manajemen ASN, tata kelola BMD, opti­malisasi pajak daerah dan pengelolaan BMD.

“Nilai MCP Kalsel tahun 2023 lalu meraih 85,00 dan tahun ini diyakinkan bisa men­capai 90,00 sebagai upaya pencegahan korupsi guna menuju sistem tata kelola pemerintahan yang lebih baik, bersih dan akuntabel,” kata Inspektur Daerah Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen di Banjarbaru, Rabu (20/3).

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pencegahan Korupsi Daerah secara virtual bersama KPK, di ruang Com­mand Center Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Banjarbaru.

Fydayeen menyampaikan, pihaknya juga telah melakukan evaluasi MCP dalam memantau per­kembangan capaian dalam menen­tukan langkah percepatan peme­nuhan indikator-indikator SKPD.

“Kita meminta SKPD ber­tangggung jawab dalam me­menuhi indikator-indikator tersebut, karena keseriusan dan komitmennya dalam menaikkan angka MCP,” tutur Fydayeen.

Dalam mencegah tindak pidana korupsi, lanjut Dayan (sapaan akrabnya), ada program koordinasi yang dijalankan bersama SKPD, seperti mem­bangun nilai, perbaikan sistem dan efek jera.

“Kami memang mengo­p­timalkan koordinasi bersama SKPD dalam penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan transparansi agar tercegah dari tindak pidana korupsi,” sebutnya.

Tidak hanya itu, kata Dayan, pihaknya juga memberikan pemetaan bagi SKPD yang melakukan kesalahan dalam penyalahgunaan keuangan daerah dan pengawasan serta penda­taan dalam rangka pence­gahan tindak pidana korupsi.

“Kita harus bersama-sama menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat menjerumuskan kepada tindak pidana korupsi,” jelas Fy­da­yeen. MC Kalsel/Ar/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper