Mata Banua Online
Minggu, Maret 1, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Laka Lantas Selama Operasi Keselamatan Berhasil Turun

by Mata Banua
19 Maret 2024
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2024\Maret 2024\20 Maret 2024\2\2\New Folder\Laka Lantas Selama Operasi Keselamatan Berhasil Turun.jpg
Kombes Pol Robertho Pardede. (foto:mb/ist)

 

BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan berhasil menurunkan kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Intan 2024 pafa 4 hingga 17 Maret 2024, dengan hanya terjadi 33 kasus dan korban meninggal dunia 11 orang.

Berita Lainnya

GTSI Perkuat Sinergi Strategis Holding

GTSI Perkuat Sinergi Strategis Holding

1 Maret 2026
Wacana Bayar Parkir Digabung STNK Mesti Dikaji Lagi

Wacana Bayar Parkir Digabung STNK Mesti Dikaji Lagi

1 Maret 2026

“Jika dibandingkan operasi serupa, tahun lalu ada 34 kasus laka lantas dengan korban meninggal dunia 14 orang. Artinya secara kumulatif tahun ini turun 20 persen,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Robertho Pardede, Selasa (19/3).

Selain korban jiwa dan luka-luka, kerugian materil juga jauh menurun tahun ini. Jika tahun lalu Ditlantas Polda Kalsel mencatat kerugian materil dari korban laka lantas Rp 133.100.000, maka tahun ini hanya Rp 48.950.000 atau turun 63 persen.

Catatan positif itu pun menurutnya sudah sejalan dengan tujuan Operasi Keselamatan, yakni meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan menurunnya angka fatalitas akibat kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas.

Di sisi lain, pelanggaran lalu lintas yang tercatat justru meningkat seiring penerapan tilang dengan kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Untuk tilang ETLE statis ada 338 pelanggar tahun ini atau naik 1.800 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 17 pelanggar.

Sementara, tilang ETLE mobile ada 763 pelanggar atau naik 593 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 110 pelanggar.

Dirlantas menyebutkan tahun ini tidak ada tilang manual oleh petugas, sehingga jika ditemukan di lapangan ada pelanggaran sifatnya hanya teguran simpatik ataupun secara tertulis untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran selama operasi. Begitu juga kepada masyarakat selaku pengendara di ingatkan agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan. ant

 

 

Tags: Direktur Lalu Lintas Polda KalselKombes Pol Robertho PardedeLaka Lantas
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper