Mata Banua Online
Minggu, April 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Tapin rencanakan strategi pengembangan pariwisata alam Meratus

by Mata Banua
7 Maret 2024
in Daerah, Lintas
0

 

ATRAKSI-Masyarakat Dayak Meratus menunjukkan atraksi budaya “kurung-kurung” di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (foto:mb/ant)

RANTAU-Pemerintah Kabupaten Tapin merencanakan strategi pembangunan pariwisata di Kecamatan Piani, yang masuk kawasan bentangan alam Pegunungan Meratus di Provinsi Kalimantan Selatan.

Berita Lainnya

HST Kalsel Kembali “Baah”

HST Kalsel Kembali “Baah”

16 April 2026
BPJS Ketenagakerjaan buka rekrutmen karyawan

BPJS Ketenagakerjaan buka rekrutmen karyawan

15 April 2026

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian da Pengembangan (Bappelitbang) Kabupaten Tapin Meidy Harris Prayoga mengatakan, pengembangan pariwisata ini menyasar kekayaan alam hingga budaya masyarakat Dayak Meratus.

“Kajian ini akan direkomendasikan kepada kepala daerah untuk pengembangan wisata di Kecamatan Piani secara umum,” ungkap Meidy di Rantau, Kabupaten Tapin.

Meidy mengatakan, masyarakat lokal ataupun masyarakat Dayak Meratus di Kecamatan Piani ke depan akan dilibatkan untuk mengembangkan pariwisata tersebut.

“Orientasinya pasti akan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan pemasukan daerah melalui pariwisata yang berkelanjutan,” tutur Meidy.

Rancangan Bappelitbang tersebut selaras dengan Penjabat Bupti Tapin Syarifuddin, usai menjajal alam menggunakan sepeda motor trail di Kecamatan Piani pada beberapa waktu lalu.

Syarifuddin mengatakan, Kecamatan Piani memiliki potensi pariwisata karena masuk kawasan strategis nasional, yakni Bendungan Tapin yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2021.

“Piani mempunyai alam yang bagus, ditambah adanya masyarakat Dayak yang mempunyai budaya yang sangat menarik. Tentu ini tak ada di daerah lain, “ ujarnya.

Selanjutnya, Syarifuddin mengungkapkan nilai tambah untuk pengembangn wisata di Kecamatan Piani karena berbatasan dengan kawasan pariwisata strategis nasional (KSPN), Loksado.

“Kelebihan lainnya, Piani ini mempunyai situs geosite Geopark Meratus yang saat ini diperjuangkan untuk jadi Geopark Dunia. Tentu pariwisata di Kecamatan Piani ini sangat layak untuk dibangun,” ucap Syarifuddin yang juga menjabat Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan ini.{[an/mb03]

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper