Mata Banua Online
Sabtu, Maret 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Paman Birin dan MUI Kalsel Serukan Pemilu Damai

by Mata Banua
14 Februari 2024
in Pemprov Kalsel
0

 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan, KH Husin Nafarin, LC, MA saat menyampaikan press release MUI terkait Pemilu 2024 (foto:mb/adpim)

BANJARMASIN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pro­vinsi Kalimantan Selatan menyerukan masyarakat Indo­nesia yang memiliki hak pilih (pemilih) berperan aktif dan berpartisipasi menyalurkan aspirasi politiknya secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta menolak praktik politik transak­sional, politik uang, manipulasi suara dan jual beli suara.

Berita Lainnya

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

Sekdaprov Kalsel Sidak ke Sejumlah SKPD Pemprov Kalsel

26 Maret 2026
Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

Gubernur Kalsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

26 Maret 2026

Seruan tersebut disampaikan MUI Provinsi Kalsel menjelang pencoblosan pada Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden/Wakil Presiden, DPR-RI MPR-RI DPRD dan DPD-RI Tahun 2024, Selasa (13/02).

Seruan itu langsung disam­paikan Ketua Umum MUI Kalsel, KH Husin Naparin Lc, MA didampingi Sekretaris, H Nasrullah dan pengurus lainnya di Sekretariat MUI Kalsel Kompleks Masjid Raya Sabilal Mahtadin Banjarmasin.

Seruan dilakukan dalam acara press release taujihat MUI Kalsel tentang Pemilu 2024 yang dihadiri Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Peme­rintahan, Politik dan Hukum, Adi Santoso, SSos, MSi.

Turut mendampingi Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalsel, Dr HM Tambrin, Ketua KPU Provinsi Kalsel, Andi Tenri Sompa, Ketua Bawaslu, Aries Mardiono, Kepala Kejak­saan Tinggi, Mukri SH MH dan unsur TNI- Polri wilayah se­tem­pat serta pimpinan Forkopimda.

MUI Kalsel juga menye­rukan semua pihak agar senan­tiasa menjaga kesatuan dan persatuan dalam Pemilu 2024 dengan meng­utamakan kepen­tingan bersama sebagai bangsa, menghindari politik golongan dengan tetap menjaga ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah insa­niyah yang didasari pelaksanaan nilai-nilai agama.

MUI mengingatkan masya­rakat Banua, khususnya umat Islam Banua bahwa memilih pe­mim­pin adalah sebuah kewajiban.

Berdasarkan hasil Ijtimak Ulama Komisi Fatwa Se-Indo­nesia Il tahun 2009, umat Islam dianjurkan memilih pemimpin dan wakilnya yang beriman dan bertakwa, jujur, terpercaya, aktif dan aspiratif, mempunyai ke­mam­puan dan memperjuangkan kepentingan umat Islam serta dapat meng­emban tugas amar ma’ruf nahi munkar.

MUI pun menyerukan k­e­pada para pengurus MUI di semua tingkatan yang ikut terlibat dalam konstalasi politik praktis untuk menjadi teladan dan menerapkan politik yang ber­akhlak mulia, politik yang bebas, jujur dan adil serta ikut berupaya mencegah terjadinya politik uang dan politik curang.

Tidak ketinggalan, diserukan agar para ASN, TNI/Polri, kepala desa dan perangkatnya dapat menjaga integritas dan profesionalitas dengan me­megang dan menegakkan prinsip netralitas dalam pelak­sanaan tahapan Pemilu 2024.

MUI menghendaki agar Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Ba­waslu) dan Dewan Kehor­matan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bekerja secara pro­fesional menge­depankan prinsip independensi, netralitas dan imparsialitas sehingga dapat menghasilkan Pemilu yang berkualitas dan berintegritas.

MUI mendorong agar Pe­mimpin Nasional yang akan datang harus menjadikan etika, integritas dan hukum sebagai panglima dalam menjalankan roda pemerintahan.

MUI menyerukan kepada media massa, media elektronik dan media online untuk bersikap netral dan proaktif mendidik masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berita bohong (hoaks) atau ujaran kebencian.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor men­yampaikan terima kasih kepada MUI atas semua partisipasinya dalam ikut menjaga dan terus meng­ingatkan umat tetap men­jaga situasi damai, dan tidak memutuskan silaturahmi.

Paman Birin mengingatkan semua pihak agar tetap meng­hindari perpecahan dan permu­suhan hanya lantaran berbeda pilihan atau beda partai dalam pesta demokrasi ini.

Persatuan dan kesatuan, kata Paman Birin, harus tetap dipegang teguh, karena pemilu ini bukan tujuan, tetapi jalan dan ikhtiar untuk meraih keberkahan dan kebaikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hasil Pemilu secara jujur dan adil, ujar Paman Birin lagi, akan menentukan siapa yang memimpin negeri ini dan menjadi wakil rakyat. sal/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper