Mata Banua Online
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bank Kalsel Kaji Perubahan Status Menjadi Bank Devisa

by Mata Banua
4 Februari 2024
in Bank Kalsel, Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Februari 2024\5 Februari 2024\7\7\FOTO Ekonomi (05  Feb )\BANK-KALSEL-LAGI-OKE.jpg
(foto:mb/web)

 

BANJARMASIN – Bank Kalsel meng­kaji perubahan status menjadi Bank Devisa seiring dengan tren per­tum­buhan ekonomi yang positif di Ka­limantan Selatan.

Berita Lainnya

Kolak Jadi Takjil Favorit selama Ramadan

Kolak Jadi Takjil Favorit selama Ramadan

26 Februari 2026
Harga Emas Naik Jadi Rp3,039 Juta per Gram

Harga Emas Naik Jadi Rp3,039 Juta per Gram

26 Februari 2026

Pertumbuhan ekonomi tersebut dipe­ngaruhi lapangan usaha strategis yang terbuka di sektor jasa, pa­ri­wi­sata, mineral dan pertambangan, transportasi, pergudangan serta in­dus­tri pengolahan.

Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan status Bank De­visa perseroan akan melebarkan bis­nis ke transaksi mata uang asing, dan layanan jasa pengiriman uang (Re­mitansi).

Fachrudin menyebutkan pe­ru­bahan status Bank Devisa untuk me­la­yani nasabah korporasi asal Ka­li­man­tan Selatan yang sudah masuk da­lam jajaran eksportir global dan men­du­kung nasabah UMKM.

“Tahun 2023 sedang kita kaji, dan kami berharap tahun ini Bank Kal­sel siap menjadi Bank Devisa” kata Fachrudin.

Menurut Fachrudin, seiring per­kem­bangan teknologi keuangan an­ta­rnegara dan dorongan pemerintah un­tuk memperbesar volume ekspor ba­gi UMKM dan meningkatkan status Bank Kalsel menjadi Bank Devisa tidak terelakkan.

Lebih lanjut, Fachruddin me­nam­bah­kan kinerja Bank Kalsel digenjot mak­simal untuk menyasar pangsa pasar lintas generasi mulai dari Gen Z hingga pensiunan dengan me­man­fa­atkan layanan aplikasi digital “Ready Cash” yang saat ini juga se­dang dipersiapkan. “Aplikasi Ready Cash menjawab kebutuhan perbankan masa kini yang telah bergeser secara radikal,” ucapnya.

Di usia jelang ke-60 pada 2024 ini, Bank Kalsel berupaya terus me­manjakan kemudahan konektivitas layanan hanya melalui gawai. “Di mana maksudnya tanpa perlu ke kantor bahkan sambil rebahan, transaksi keuangan di Bank Kalsel dapat dilakukan,” tutur Fachruddin. ant/mb06

 

Tags: bank kalselDirektur Utama Bank KalselFachrudin
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper