Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Mobil LCGC Masih Jadi Pilihan Utama

by Mata Banua
1 Februari 2024
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2024\Februari 2024\2 Februari 2024\7\7\FOTO Ekonomi (02  Feb )\IMG-20211121-WA0024.jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – Pengamat Otomotif LPEM Universitas Indonesia Riyanto menilai mobil segmen low cost green car (LCGC) dan kendaraan listrik masih akan menjadi pilihan masyarakat pada tahun ini.

Berita Lainnya

Harga Plastik Naik, PKL Menjerit

Harga Plastik Naik, PKL Menjerit

5 April 2026
Perajin Tahu-Tempe Makin Tergencet

Perajin Tahu-Tempe Makin Tergencet

5 April 2026

“Mobil LCGC masih diminati, terutama untuk pemilik mobil pertama dengan dana tidak besar. Mobil segmen ini menyasar kalangan muda dan keluarga muda,” kata Riyanto.

Di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi baik nasional maupun global, sektor otomotif masih dapat bernapas lega menyusul tren konsumsi masyarakat Indonesia yang masih tinggi. Selain karena tren baru, faktor kendaraan sebagai penunjang utama mobilitas masyarakat menjadi alasan penjualan kendaraan yang masih tinggi di Indonesia.

Menurut data Federasi Otomotif ASEAN (AAF), Indonesia menduduki posisi tertinggi dalam penjualan kendaraan dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Penjualan kendaraan domestik mencapai 836.048 unit penjualan, melewati Thailand di 645.3 penjualan unit pada urutan kedua.

Riyanto mengatakan, tren penjualan kendaraan yang positif tersebut salah satunya disebabkan karena masyarakat melihat kendaraan masih sebagai sebuah kebutuhan penunjang aktivitas sehari-hari. “Kelompok dengan ekonomi mampu akan tetap membeli mobil baru,” kata Riyanto.

Mobil segmen LCGC dinilainya masih tetap akan dilirik karena faktor ekonomis dan efisiensi bagi konsumen. Ketersediaan mobil LCGC, kata dia, menjadi pilihan bagi konsumen yang tengah berhemat.

Mereka bisa mendapatkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan meskipun harus mengorbankan kenyamanan dan juga kualitas mobil yang biasa didapatkan pada mobil yang lebih mahal. “Saya rasa pada 2024, jumlah mobil LCGC masih menjadi pilihan bagi masyarakat yang mementingkan fungsionalitas,” ucapnya.

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), mobil segmen LCGC menempati posisi kedua dan ketiga sebagai mobil tlaris pada 2023. Adapun lima mobil LCGC terlaris pada tahun 2023 kemarin antara lain Daihatsu Sigra, Honda Brio, Toyota Calya, Toyota Agya, dan Daihatsu Ayla.

Sementara itu, opsi kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik pun diprediksi akan semakin diminati oleh masyarakat di tahun 2024 ini. Riyanto mengatakan minat konsumen semakin meningkat karena dukungan dari berbagai macam pihak seperti pemerintah, produsen otomotif, dan juga sektor lainnya.

“Sekarang kan sudah banyak produsen mobil listrik yang masuk di pasar Indonesia dan ada juga yang akan membangun fasilitasnya di sini. Menurut saya hal itu akan membuat harganya bisa jadi lebih terjangkau,” ujar dia.

Dia juga menambahkan bahwa fenomena mobil listrik ini didorong oleh semakin banyaknya masyarakat yang penasaran dengan teknologi listrik yang ramah lingkungan. ant/mb06

 

Tags: LCGCPengamat Otomotif LPEM Universitas IndonesiaRiyanto
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper