Mata Banua Online
Minggu, April 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Usulan BTS Desa Sekandis Kotabaru Sangat Prioritas

by Mata Banua
23 Januari 2024
in Daerah, Kotabaru
0

 

JARINGAN INTERNET-Rencana usulan BTS oleh kepala Desa Sekandis Kotabaru mengingat sangat penting jaringan internet. (foto:mb/ebet)

KOTABARU- Blank spot jaringan tidak stabil yang bikin Internet lemot, tentunya jaringan yang tidak stabil akan membuat pekerjaan tersendat.

Berita Lainnya

C:\Users\Desain 01\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\ktb.jpg

Bupati Sampaikan LKPJ 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

1 April 2026
Ratusan PNS Kotabaru Resmi Dilantik

Ratusan PNS Kotabaru Resmi Dilantik

1 April 2026

Perlu diketahui jaringan internet suatu kebutuhan, dalam dunia kehidupan sehari-hari termasuk dunia usaha dan dunia pemerintahan.

Kepala Desa Sekandis, Abriansyah mengatakan, dari 11 desa se-Kecamatan Pamukan Selatan mengalami Blank spot jaringan sehingga terganggu mengakses penggunaan dana desa dan Siskudes.

Jaringan internet ada tapi lemot, suka tidak suka aparat desa yang mengurus laporan penggunaan dana harus tinggal di kota, untuk mempermudah urusan administrasi desa.

“Kami pemerintahan desa, sangat membutuhkan jaringan internet, semoga proposal pengajuan Base Transceiver Station (BTS) dinas Kominfo Kotabaru dapat segera terwujud,” harap Kades Abriansyah kepada wartawan ini, kemarin.

Plt.Camat Pamukan Selatan Juhaini menyampaikan, usulan kepala Desa Sekandis terkait BTS, mengingat sangat penting jaringan internet yang selama blank spot.

“Semoga usulan tersebut dapat dikabulkan, karena jaringan internet sangat dibutuhkan oleh pemerintah desa dalam hal administrasi desa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kotabaru, Abdul Wakhid mengatakan,ada berapa titik jaringan internet lemot, antara lain, tempat wisata pantai gedambaan, wisata gunung mamake dan tempat wisata lainnya yang ada di kotabaru.

Ini merupakan program visi misi bupati kotabaru H Sayed Jafar, Pariwisata dan Agrobisnis, sehingga jaringan internet yang blank spot akan segera di usulkan wilayah mana lebih prioritas.

Termasuk pengajuan usulan proposal desa Sekandis dan seluruh desa Kecamatan Pamukan Selatan, mengalami blank spot atau jaringan internet tidak stabil.

Kami sarankan kepala desa Sekandis dalam rapat Musrenbang Kecamatan agar supaya diusulkan menjadi skala prioritas. Untuk nantinya dapat mengajukan ke Kementerian Kominfo.

Selain usulan BTS atau menara telekomunikasi untuk mengatasi blank spot, atau jaringan internet tidak stabil yang diusulkan ke kementerian Kominfo maka kita juga akan mengusulkan menggunakan penguatan sinyal internet dengan menggunakan alat booster.

“Dengan adanya penguatan sinyal internet dengan menggunakan alat booster, supaya tidak lagi terkendala mengakses data administrasi desa,” imbuhnya. (ebet/mb03)

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper