Mata Banua Online
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

BI Proyeksi Transaksi Berjalan akan Surplus

by Mata Banua
28 Desember 2023
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2023\Desember 2023\2912\7\7\Foto hal Ekonomi  ( 29  Desember))\hal 7 - 2 klm (Bawah).jpg
(foto:mb/web)

 

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mem­perkirakan transaksi berjalan In­donesia berpotensi membukukan sur­plus pada akhir 2023.

Berita Lainnya

Kolak Jadi Takjil Favorit selama Ramadan

Kolak Jadi Takjil Favorit selama Ramadan

26 Februari 2026
Harga Emas Naik Jadi Rp3,039 Juta per Gram

Harga Emas Naik Jadi Rp3,039 Juta per Gram

26 Februari 2026

Direktur Departemen Kebijakan Eko­nomi dan Moneter Bank In­do­ne­sia Wahyu Agung Nugroho me­ng­a­takan bahwa transaksi berjalan (cur­rent account) pada 2023 dier­ki­ra­kan berkisar surplus 0,4% terhadap PDB hingga defisit 0,4% terhadap PDB.

Sementara pada 2024, transaksi ber­jalan diperkirakan mengalami de­fisit yang melebar, dengan kisaran de­fisit 0,1% hingga 0,9% terhadap PDB.

“Untuk tahun 2024 [di­per­ki­ra­kan] defisit 0,1% PDB hingga defisit 0,9% PDB, sejalan dengan pe­mu­lihan ekonomi domestik yang terus berlanjut. Defisit ini masih aman,” ka­tanya.

BI mencatat, transaksi berjalan In­donesia pada kuartal III/2023 men­catatkan defisit sebesar US$0,9 miliar atau 0,2% dari PDB. Tingkat defisit ter­sebut jauh menurun dibandingkan de­ngan defisit US$2,2 miliar atau 0,6% dari PDB pada kuartal se­be­lumnya.

Perkembangan transaksi berjalan ini dipengaruhi oleh surplus neraca per­dagangan nonmigas yang me­ni­ng­kat, didukung oleh perbaikan pe­r­min­taan beberapa komoditas ekspor, te­rutama besi dan baja, di tengah tren har­ga komoditas yang masih turun.

Perbaikan neraca transaksi ber­jalan juga ditopang oleh penurunan de­fisit jasa, yang didukung oleh pe­ni­ngkatan kunjungan wisatawan mancanegara seiring dengan pe­mu­lih­an sektor pariwisata yang terus ber­la­ngsung.

Selain itu, BI mencatat defisit ne­raca pendapatan primer juga menurun sej­alan dengan pembayaran imbal ha­sil kepada investor asing yang lebih rendah.

Pada kesempatan berbeda, Di­rektur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menyampaikan bahwa pen­yum­bang defisit transaksi berjalan ya­ng paling besr hingga kuartal III/2023 adalah pendapatan primer dan sek­tor jasa.

Faisal menjelaskan, sektor jasa di dalam negeri belum pulih seperti kon­disi pra pandemi, berbeda seperti per­dagangan barang yang mengalami lon­jakan setelah pandemi dan me­mun­cak pada 2022 sejalan dengan booming komoditas.

“Tapi jasa kondisinya pe­mu­li­hannya masih lambat, terutama ek­spor jasa masih di bawah kondisi pra­pandemi. Kalau impor jasa sudah se­dikit di atas prapandemi. Hampir se­mua sektor jasa yang diperdagangkan, pertumbuhan impor pulih lebih cepat di­bandingkan ekspor,” katanya.

Lebih lanjut, khususnya ekspor ja­sa perjalanan, Faisal mengatakan sur­plus jasa perjalanan mengalami pen­yempitan pascapandemi, di mana im­por jasa perjalanan tercatat lebih ti­nggi. Dia menambahkan, penyebab ke­dua defisit transaksi berjalan, yaitu sur­plus perdagangan barang yang me­nurun tajam sejalan dengan penurunan har­ga komoditas.

Pada periode sebelum 2023, sur­plus peagangan barang tercatat tinggi dan dapat menopang defisit pada kom­ponen lainnya, sehingga transaksi ber­jalan Indonesia mengalami surplus. Oleh karena surplus perdagangan ba­rang yang mengalami penurunan se­pan­jang 2023. juga dipicu oleh defisit ne­raca jasa dan pendapatan primer, Faisal memperkirakan transaksi ber­jalan tahun ini dan 2024 berpotensi me­ng­alami defisit hingga 1% dari PDB. bisn/mb06

 

Tags: bank indonesiaDirektur Departemen Kebijakan Eko­nomiWahyu Agung Nugroho
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper