
TANJUNG -Tumbuh kembangkan Wirausaha Muda Pemula di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), DPRD Kalsel bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel gelar sosialisasi Program Bantuan untuk Wirausaha Muda Pemula kepada 100 wirausaha muda di Kabupaten Tabalong.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi, mengatakan program ini merupakan program Komisi IV DPRD Kalsel yang bekerjasama dengan Dispora Provinsi Kalsel untuk membantu mengembangkan usaha wirausaha muda dan pemula yang digelar pada Selasa (21/11) kemaren.
“Setiap tahun DPRD Kalsel memberikan dukungan untuk Dispora Provinsi Kalsel menyediakan paket bantuan kepada Wirausaha Muda Pemula sebesar sepuluh juta rupiah,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (22/11).
Untuk tahun 2023 ini bebernya penerima manfaat program ini sebanyak 70 wirausaha muda demikian pula untuk tahun 2024 mendatang.
Firman berharap jumlah tersebut akan bertambah di tahun 2024 yang akan diajukan pada saat pembahasan APBD Perubahan.
“Semoga nanti bisa menjadi 100 wirausaha muda pemula yang bisa dibantu, dan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya,” ucap Sekretaris Fraksi PKS itu.
Menurut Firman, program ini penting dalam rangka menghadapi tantangan di masa depan, karena aktivitas kewirausahaan bagi pemuda merupakan salah satu cara dalam menyambut bonus demografi dan Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang.

Sementara, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Provinsi Kalsel, Anugerah menyampaikan terima kasih kepada DPRD Provinsi Kalsel, khususnya Firman Yusi selaku Sekretaris Komisi IV yang berinisiatif dan mendorong terselenggaranya sosialisasi ini di semua kabupaten/kota di Kalsel.
“Karena inisiatif ini, kami punya kesempatan untuk mensosialisasikan lebih luas lagi, sebab sebelumnya kegiatan seperti ini terbatas bisa dilaksanakan di ibukota provinsi dengan jumlah peserta juga terbatas hanya perwakilan dari wirausaha muda pemula kabupaten/kota,” ujarnya.
Senada Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Tabalong, Syam’ani sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.
“Data statistik menunjukkan ada 18.890 wirausaha aktif di Tabalong, namun mereka menghadapi tantangan yang cukup besar, terutama menyangkut pemasaran,” bebernya.
Untuk itu tegasnya wirausaha muda harus mampu mengambil setiap kesempatan yang ada untuk mengembangkan dirinya.(tal).


