Jumat, Agustus 29, 2025
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
No Result
View All Result
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Disperkim Kejar Penataan 55 Ha Kawasan Kumuh

by Mata Banua
30 Oktober 2023
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2023\Oktober 2023\30 Oktober 2023\5\hal 5\hal 5\CHANDRA Iriandi wijaya.jpg
Kepala Disperkim Kota Banjarmasin H Chandra Iriandi Wijaya. (foto:mb/ist)

 

BANJARMASIN – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Ban­­jarmasin tahun ini menargetkan untuk me­nata kawasan kumuh seluas 55 hektare (ha).

Artikel Lainnya

D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\5\hal 5\Edy Wibowo.jpg

PAD Bertambah Rp 200 M, Tapi Masih Defisit

28 Agustus 2025
D:\2025\Agustus 2025\29 Agustus 2025\5\hal 5\TIM lapangan PAM Bandarmasih saat melakukn perbaikan.jpg

PAM Lakukan Pekerjaan Crossing Pipa, Arus Lalin Dialihkan

28 Agustus 2025
Load More

“Target tahun ini kita mengejar penataan 55 hektare kawasan kumuh,” ucap Kepala Disperkim Kota Banjarmasin H Chandra Iriandi Wijaya, belum lama ini.

Ia mengatakan, sasaran penataan kawasan kumuh tersebut di antaranya Alalak, Banjarmasin Utara, dan Mantuil di Kecamatan Banjarmasin Selatan.

“Penataan lebih dominan di kawasan Banjarmasin Utara dan Selatan, karena adanya kawasan padat penduduk,” ujarnya.

Diakuinya, kawasan per­mukiman kumuh yang ditangani kali ini lebih sedikit jika di­bandingkan tahun lalu yang seluas 65 hektare. Sedangkan jumlah kawasan permukiman kumuh di Kota Banjarmasin berdasarkan data terakhir 2021 lalu seluas 508 hektare.

Ia menambahkan, jika target 55 hektare itu selesai diatasi, maka kawasan permukiman kumuh dapat berkurang menjadi 380 hektare.

Chandra memperkirakan, dengan luasan tersisa paling cepat kawasan permukiman kumuh teratasi sekitar empat tahun berjalan.

Selain itu, kini pihaknya juga telah menyiapkan inovasi pelayanan sebagai upaya percepatan penanganan kawasan kumuh di Banjarmasin.

Pihaknya melakukan inovasi diaplikasi Kayuh Baimbai yang berbasis web. Ini dapat diakses dan diinstal lewat hp adroid.

Aplikasi ini mempercepat verifikasi terhadap usulan penanganan kawasan kumuh di Banjarmasin. Sehingga yang dulunya manual menjadi lebih cepat lagi dengan digital.

“Jadi, intinya aplikasi ini membantu kita untuk percepatan penanganan kawasan kumuh yang akan dilaksanakan,” demikian Chandra. via

 

 

Tags: H Chandra Iriandi WijayaKawasan KumuhKepala Disperkim Kota Banjarmasin
ShareTweetShare

Search

No Result
View All Result

Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 87 RT. 32 Pekapuran Raya Banjarmasin 70234

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper

© 2022 PT. CAHAYA MEDIA UTAMA