Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

FIFA akan Hukum Rubiales 15 Tahun

by matabanua
29 Agustus 2023
in Olahraga
0
D:\2023\Agustus 2023\30 Agustus 2023\9\9\fifa.jpg
Presiden RFEF Luis Rubiales disebut bakal kena sanksi selama 15 tahun dari FIFA menyusul aksi tidak senonoh pada final Piala Dunia Wanita 2023.(foto:mb/web)

 

Jakarta – Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales disebut bakal kena sanksi selama 15 tahun dari FIFA menyusul aksi tidak senonoh pada final Piala Dunia Wanita 2023.

Berita Lainnya

Ribuan Karateka Bertanding Dalam Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai 2026

Ribuan Karateka Bertanding Dalam Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai 2026

9 April 2026
PSG Amankan Kemenangan Kandang 2-0 Atas Liverpool

PSG Amankan Kemenangan Kandang 2-0 Atas Liverpool

9 April 2026

“FIFA akan menekan Luis Rubiales untuk pencekalan dari sepak bola selama 15 tahun karena tidak mempedulikan aspirasi petinggi [di Spanyol] untuk mundur,” tulis laporan Daily Mail, Senin (28/8).

Sementara para jaksa penuntut di pengadilan kriminal Spanyol dikabarkan sedang melakukan penyelidikan terhadap tindakan Rubiales yang mencium bintang timnas wanita Spanyol, Jenni Hermoso, pada seremoni pengalungan medali Piala Dunia Wanita 2023.

“Dia [Rubiales] sedang diinvestigasi karena sikap yang tidak tegas setelah Hermoso memberi pernyataan bahwa ciuman itu bukan sebuah kesepakatan,” tulis Daily Mail.

Rubiales tengah dihukum FIFA selama 90 hari buntut kasus mencium bibir bintang timnas putri Spanyol, Jennifer Hermoso, usai juara Piala Dunia Wanita 2023. Selain itu Rubiales juga tertangkap kamera memegang kemaluan saat merayakan kemenangan Spanyol.

Setelah insiden memalukan itu Rubiales mendapat sorotan negatif di Spanyol. Tindakannya dikecam banyak pihak, termasuk dari Kerajaan Spanyol.

Pemerintah Spanyol juga dilaporkan tengah menyiapkan pengganti Rubiales. Desakan pemerintah Spanyol itu dianggap Sekjen RFEF Andreu Camps sebagai intervensi. Karena itu Camps, yang merupakan tangan kanan Rubiales, berkirim surat kepada UEFA pada Jumat (25/8) yang ingin Spanyol dikeluarkan dari UEFA.

Akan tetapi dikutip dari AP, UEFA tidak memiliki kewenangan menjatuhkan sanksi apa pun kepada Spanyol karena campur tangan pemerintah.

Hanya FIFA yang memiliki kewenangan tersebut. Karena itu Camps dan RFEF bermanuver di hadapan UEFA agar menjadi perantara dengan FIFA.

Jika upaya Camps itu berhasil, Spanyol bisa dikeluarkan dari UEFA. Yang berarti seluruh elemen dari RFEF juga tidak bisa berpartisipasi dalam kompetisi yang diselenggarakan UEFA, termasuk Liga Champions, Europa League, dan Piala Eropa.web

 

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper