Mata Banua Online
Sabtu, Januari 31, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kegiatan tambang PT BPA terhenti pascatewasnya satu pekerja

by matabanua
18 Juni 2023
in Daerah, Lintas
0

 

TAMBANG-Lokasi tambang batu bara PT Bara Pramulya Abadi di Desa Saradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong. (foto:mb/ant)

TANJUNG-Kegiatan penambangan batubara PT Bara Pramulya Abadi di Desa Saradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan terhenti pascatewasnya satu pekerja akibat jebolnya tanggul air beberapa waktu lalu.

Berita Lainnya

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

Ikan mati massal di Batola, dewan minta dinas terkait bantu pokdatan

29 Januari 2026
SD Islam Solusi latih puluhan peserta Totok Punggung

SD Islam Solusi latih puluhan peserta Totok Punggung

28 Januari 2026

Perwakilan manajemen PT BPA Jhon menjelaskan, pihak inspektur tambang dari Kementerian ESDM telah melakukan penyelidikan pascakecelakaan di lokasi tambang tersebut.

“Kami menunggu keputusan dari Kementerian ESDM dan saat ini kegiatan penambangan dihentikan sementara,” jelas Jhon di Tabalong, Sabtu.

Jebolnya tanggul pemisah antara kolam dengan area kerja ungkap Jhon tidak ada unsur kesengajaan. Pihak PT Bara Pramulya Abadi pun telah memberikan uang duka, santunan dan bantuan pemakaman kepada keluarga korban yang bekerja sebagai operator alat berat.

Kecelakaan tambang yang terjadi Jumat, sekitar pukul 5.00 WITA menelan korban jiwa seorang tenaga operator Puranam (47) warga Kelurahan Pembataan Kecamatan Murung Pudak.

“Korban pertama kali melihat tanggul bocor dan sempat menyelamatkan dump truck di lokasi kejadian menggunakan eksavator yang dikemudikannya,” jelas Jhon.

Kapolres Tabalong AKBP Anib Bastian menjelaskan, korban tenggelam akibat jebolnya tanggul air dan tidak bisa ke luar dari dalam kabin eksavator.

“Kita telah menurunkan unit INAFIS dibantu Polsek Haruai, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan kerja,” jelas Anib.

Terpisah istri korban Siti Khodijah mengharapkan pihak manajemen PT BPA bisa memberi bantuan bagi tiga putranya yang masih perlu biaya kuliah dan sekolah, agar bisa menyelesaikan pendidikannya.

“Setelah kejadian pihak perusahaan membantu biaya pemakaman hingga uang santunan kepada kami, namun kami berharap kebijakan manajemen bisa membantu biaya kuliah dan sekolah anak kami,” jelas Siti.{[an/mb03]}

 

Tags: kecelakaan kerjapenambangan batubaraPT Bara Pramulya Abaditambang batu bara
Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper