
BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin melalui dinas pengendalian penduduk, keluarga berencana dan pemberdayaan masyarakat (DPPKBPM) bersama TP PKK setempat, melakukan monitoring dan evaluasi dalam peningkatan keluarga berkualitas.
Monitoring dilakukan pada tiga kelurahan, yakni Kelurahan Sungai Baru, Sungai Bilu, dan Tanjung Pagar.
Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj Hardiyanti mengatakan, monitoring sekaligus pemantapan persiapan ini sekaligus evaluasi dalam upaya peningkatkan kualitas keluarga daerah.
“Kami akan melakukan pembinaan kepada masyarakat terkait upaya peningkatanan keluarga berkualitas dengan sasaran menekan angka stunting serta angka kemiskinan,” ujarnya, Selasa (6/6)
Menurutnya, pihaknya juga kembali memberikan motivasi kepada kader-kader di kelurahan, dalam upaya membina masyarakat mengembangkan lagi program-program PKK agar dapat membantu meningkatkan kualitas keluarganya.
Kepala DPPKBPM Kota Banjarmasin Helfian Noor mengatakan, tiga kelurahan tersebut menjadi sasaran utama dalam penekanan angka stunting dan angka kemiskinan.
“Berdasarkan indikator, tiga kelurahan tersebut cukup tinggi dan menjadi interpensi kami semua, seperti data keluarga berisiko stunting, kepadatan penduduk, hingga mata pencariannya,” katanya.
Dengan beberapa indikator pemicu itu, maka pihaknya bersama dinas terkait serta PKK Banjarmasin perlu melakukan pendekatan dan penanganan serius dalam menekan angka stunting.
“Target nasional 14 persen penurunan stunting pada 2024. Kini Banjarmasin baru mencapai 17 persen. Makanya, kami harus terus berkoordinasi agar target nasional tersebut dapat tercapai, ” pungkasnya. via

