RANTAU,- Program bedah 1.000 buah rumah tidak layak huni tahun 2026 yang menjadi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tapin terlaksana 100%.

Hal itu disampaikan Bupati Tapin H Yamani pada penutupan program bedah RTHL yang dirangkai dengan penanaman pohon dan penyerahan sertifikat, bertempat di desa Suato Lama, Kecamatan Salam Babaris, kemarin.

Seperti yang Bupati Tapin H Yamani dalam sambutannya, program bedah rumah, merupakan salah satu dari 13 program unggulan bupati Tapin yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terlihat dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa hunian yang layak, aman, dan sehat. Dengan demikian, program ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerataan pembangunan, mengurangi beban masyarakat kurang mampu, serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga di kabupaten Tapin.

H Yamani berharap, pelaksanaan program ini tidak hanya berhenti pada penyerahan kunci rumah, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima bantuan. Rumah yang layak hendaknya menjadi awal bagi tumbuhnya kehidupan keluarga yang lebih sehat, nyaman, dan sejahtera.

Inilah makna yang ingin kita wujudkan melalui 13 program unggulan bupati Tapin, yaitu program pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat, sejalan dengan semangat Tapin maju, maju banua-nya, baiman warganya.

Menutup sambutannya, H Yamani menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada dinas perumahan, kawasan permukiman dan pertanahan kabupaten Tapin, para tenaga fasilitator lapangan, pemerintah desa, serta semua pihak yang telah bekerja sama dan berkontribusi dalam menyukseskan program ini. “Keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah sendiri, tetapi memerlukan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Bupati Tapin H Yamani juga mengapresiasi, adanya dukungan berupa penyerahan bibit tanaman serta ayam dan kandang kepada masyarakat. Dan ia berharap, dukungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, mengembangkan kegiatan produktif, dan menambah penghasilan rumah tangga.

Sementara itu Kepala Disperkimtan Yumanto menambahkan, penutupan kegiatan rehabilitasi rumah tidak layak huni tahun anggaran 2026, sekaligus penyerahan kunci rumah kepada masyarakat penerima bantuan menandai selesainya program rehabilitasi 1.000 rumah tahun anggaran 2026,” singkat Yumanto.

Acara penutupan program bedah rumah dihadiri Bupati Tapin H Yamani, Wakil Bupati H Juanda, Sekretaris daerah H Unda Absori, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua DPRD Tapin beserta Forkopimda, Ketua Dan Anggota Komisi III DPRD, Para Staf Ahli, Para Asisten, Para Kepala Perangkat Daerah, para camat se-kabupaten Tapin, Para Kepala Bagian Setda Tapin, Para Tenaga Ahli Dan Staf Khusus Bupati, Pimpinan Bank Kalsel Cabang Rantau, Pimpinan Bank Tapin, Ketua Baznas, Danramil Dan Kapolsek Salam Babaris.{[her/mb03]}