BANJARMASIN – Meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan data pribadi serta kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan siber njadi langkah penting dalam mewujudkan penggunaan media sosial yang aman dan bertanggung jawab.

Upaya itu dilakukan Dhama Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan melalui seminar Cerdas Bermedsos bertema “Lindungi Data Pradi, Hindari Jebakan Phising dan Modus Penipuan Siber” di Aula Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, di Banjarmasin, Selasa (13/10).

Ketua DWP Provinsi Kalsel, Hj Masrupah Syarifuddin, menyampaikan bahwa pemahaman mengenai keamanan digital perl ditingkatkan mengingat penggunaan telepon genggam dan media sosial telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari berbeanja, melakukan transaksi keuangan, hingga memenuhi berbagai kebutuhan keluarga.

Menurutnya, kemudahan teknologi digital juga perludiimbangi dengan kewaspadaan agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan maupun penyalahgunaan data pribadi.

“Telepon gengam yang ada di tangan kita dipakai untuk berbelanja, mengirim uang, mengurus keperluan sekolah anak, dan berinteraksi di banyak grup Jika kita lengah, dari pintu yang sangat dekat itu pula penipuan digital masuk ke rumah kita,” ujarnya.

Ia mengingatkan pentinnya menjaga kerahasiaan informasi pribadi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor rekening, nama ibu kandung, foto kart keluarga, hingga foto tiket perjalanan. Informasi tersebut sebaiknya tidak dibagikan secara sembarangan, baik melalui media sosial aupun grup percakapan.

Selain itu, Masrupah mengimbau anggota DWP agar lebih berhati-hati terhadap pesan yang menyertakan berkas tau tautan mencurigakan, termasuk undangan digital, pemberitahuan pengiriman paket, dan informasi tilang yang meminta pengguna menguduh aplikasi tertentu.

Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan memeriksa kebenaran informasi sebelum mengambil tindakan, terutma ketika menerima pesan yang tidak jelas sumbernya.

“Jangan asal klik, jangan asal unduh, dan telepon langsung orangnya bila adapesan yang meragukan. Mari kita saring terlebih dahulu sebelum menyebarkan,” pesannya. MC Klsel/dam/ani