RANTAU,- Peserta pelatihan kepemimpinan nasional (PKN) Angkatan II Eko Haryono SE MM sebagai inovator meluncurkan inovasi TAPIN YOUTHPRENEUR (Akselerasi Kemandirian Kewirausahaan Pemuda Pendekatan Kebijakan Kepemimpinan Digital Berjiwa Kewirausahaan), pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tapin.
Menurut Eko Haryono, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tapin akan meluncurkan sebuah pendekatan kebijakan baru dalam pembinaan kewirausahaan pemuda bertajuk TAPIN YOUTHPRENEUR. Program ini lahir dari sebuah gagasan sederhana, namun mendasar. Pemuda Tapin tidak hanya butuh pelatihan sesaat, melainkan sebuah ekosistem yang mengantar mereka dari titik nol — sekadar punya ide usaha — hingga menjadi pelaku usaha yang mandiri, berjejaring, dan mampu mengakses permodalan secara berkelanjutan.
TAPIN YOUTHPRENEUR merupakan inovasi strategis Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tapin dalam mempercepat kemandirian kewirausahaan pemuda melalui penguatan kebijakan, digitalisasi, peningkatan kapasitas, pendampingan, serta kolaborasi Pentahelix.
“Inovasi ini dikembangkan untuk membangun sistem pengembangan kewirausahaan pemuda yang lebih terarah, terintegrasi, berbasis data, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penerapan kepemimpinan digital diwujudkan melalui database dan Dashboard TAPIN YOUTHPRENEUR sebagai instrumen pendataan, pemetaan kebutuhan, monitoring, evaluasi, serta pengambilan keputusan berbasis data,” paparnya.
Lebih lanjut Eko Haryono menjelaskan, pelaksanaan TAPIN YOUTHPRENEUR diperkuat melalui kolaborasi Pentahelix, melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas/organisasi kepemudaan, dan media. Kolaborasi diarahkan untuk memperluas akses pemuda terhadap peningkatan kapasitas, pendampingan, digitalisasi usaha, legalitas, promosi, jejaring, kemitraan, dan akses permodalan.
Implementasi TAPIN YOUTHPRENEUR menghasilkan keluaran utama berupa kebijakan pendukung pengembangan kewirausahaan pemuda; Tim Efektif; SOP dan proses bisnis; database kewirausahaan pemuda; Dashboard TAPIN YOUTHPRENEUR; pemetaan potensi dan kebutuhan wirausaha pemuda; pelaksanaan pelatihan dan pendampingan; serta terbentuknya jejaring kolaborasi Pentahelix.
Output tersebut menjadi fondasi kelembagaan, regulasi, data, teknologi, dan kolaborasi bagi keberlanjutan pengembangan kewirausahaan pemuda di Kabupaten Tapin.TAPIN YOUTHPRENEUR diarahkan menghasilkan perubahan nyata dari pola pembinaan yang sebelumnya berjalan secara sektoral menjadi ekosistem pengembangan kewirausahaan pemuda yang terintegrasi dan berbasis kebutuhan.
Outcome yang diharapkan adalah meningkatnya kualitas dan ketepatan sasaran pelayanan kewirausahaan pemuda; meningkatnya kapasitas, kompetensi, dan kemandirian wirausaha pemuda; meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha; semakin luasnya akses terhadap legalitas, promosi, pasar, kemitraan, jejaring, dan permodalan; meningkatnya jumlah usaha pemuda yang aktif dan berkembang; serta menguatnya kolaborasi Pentahelix dalam pengembangan kewirausahaan pemuda.
Selain itu, tersedianya database dan dashboard memberikan outcome kelembagaan berupa pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, terukur, dan berbasis data, sehingga intervensi pemerintah dapat disesuaikan dengan potensi, permasalahan, dan kebutuhan riil wirausaha pemuda.
Outcome jangka panjang yang ingin diwujudkan adalah terbangunnya ekosistem kewirausahaan pemuda Kabupaten Tapin yang mandiri, inovatif, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan, serta mampu berkontribusi terhadap penciptaan peluang usaha, kesempatan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, dan pembangunan daerah.
Manfaat Bagi Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tapin, TAPIN YOUTHPRENEUR memberikan manfaat bagi Dinas Pemuda dan Olahraga berupa tersedianya basis data kewirausahaan pemuda yang lebih akurat dan terintegrasi sebagai dasar penyusunan program dan kebijakan.
Dashboard membantu pimpinan melakukan monitoring dan evaluasi secara lebih efektif, mengetahui perkembangan wirausaha pemuda serta menentukan bentuk intervensi yang dibutuhkan.
Program ini juga meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran program kepemudaan, memperkuat koordinasi lintas bidang dan lintas sektor, mendorong budaya kerja berbasis data dan digital, serta meningkatkan kualitas pelayanan Dispora kepada pemuda.
Dengan demikian, TAPIN YOUTHPRENEUR memperkuat peran Dispora dari sekadar pelaksana kegiatan menjadi penggerak dan orkestrator ekosistem pengembangan kewirausahaan pemuda di Kabupaten Tapin.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tapin, TAPIN YOUTHPRENEUR memberikan manfaat berupa tersedianya data dan informasi kewirausahaan pemuda sebagai bahan perencanaan, pengambilan kebijakan, penyusunan program, penganggaran, monitoring, dan evaluasi pembangunan daerah.
Program ini memperkuat sinergi antarperangkat daerah dan kolaborasi Pentahelix, sehingga pembinaan kewirausahaan pemuda dapat dilaksanakan secara lebih terpadu serta mengurangi tumpang tindih program.
TAPIN YOUTHPRENEUR juga dapat disinergikan dengan program pembangunan ekonomi daerah, termasuk Program Kredit Tapin Beriman dengan bunga 0% (nol persen), untuk memperluas peluang akses permodalan bagi wirausaha pemuda yang memenuhi persyaratan.
Dalam jangka panjang, berkembangnya kewirausahaan pemuda diharapkan berkontribusi terhadap pertumbuhan usaha produktif, penciptaan kesempatan kerja, peningkatan aktivitas ekonomi lokal, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah.{{her/mb03]}
