BANJARBARU – Gubenur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin menekankan pentingnya peningkatan kompetensi kepemimpinan bagi para pejabat administrator dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Saya kira penting peningkatan kompetensi kepemimpian bagi para pejabat administrator (eselon III) dalam mendukung pemerintahan dan pelayanan publik di Banua ini,” tandasnya di Banjarbaru, Jumat (25/9).
Hal itu disampaikannya saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2026 Lingkup Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan Instansi Vertikal se-Kalsel di Aula Kampus 1 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel, di Banjarbaru.
Gubernur Kalsel, H Muhidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas dedikasi dan kesungguhan selama mengikuti rangkaian pelatihan.
Menurut Gubernur H Muhidin, PKA diharapkan tidak hanya menjadi proses pemenuhan persyaratan kedinasan, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam menjalankan tugas kepemimpinan.
“Setiap pemimpin perlu terus mengembangkan kompetensi, keterampilan, kemampuan adaptasi, komunikasi serta kemampuan manajerial dan seorang pemimpin juga harus mampu menjadi panutan dan memberikan teladan yang baik di lingkungan kerjanya,” ujar H Muhidin.
Gubernur H Muhidin juga menyampaikan pentingnya keberlanjutan aksi perubahan yang telah dirancang oleh para peserta PKA dan inovasi yang lahir melalui proyek perubahan harus memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Gubernur H Muhidin mengingatkan agar aksi perubahan tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi terus dikelola dan dikembangkan sehingga mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja organisasi.
“Jangan sampai aksi perubahan hanya untuk memenuhi syarat pelatihan. Aksi perubahan harus benar-benar menjadi terobosan yang memberikan manfaat untuk orang banyak,” tegas H Muhidin.
Lebih lanjut, Gubernur H Muhidin berharap seluruh peserta PKA Angkatan III dapat kembali ke instansi masing-masing dengan membawa semangat baru sebagai pemimpin yang percaya diri, memiliki kecakapan manajerial serta mampu memahami perencanaan, penganggaran dan mitigasi risiko.
“Peningkatan kualitas kepemimpinan menjadi semakin penting bagi Kalimantan Selatan yang memiliki posisi strategis sebagai gerbang logistik Kalimantan. Karena itu, peningkatan kinerja organisasi, baik dalam aspek perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan, perlu terus dilakukan,” katanya.
Dari seluruh pejabat administrator yang telah dilatih, Gubernur H Muhidin berharap lahir aksi-aksi nyata yang mampu mengubah dan meningkatkan kinerja organisasi secara maksimal.
Usai penutupan, secara khusus Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin juga berpesan kepada seluruh peserta dapat mengimplementasikan proyek perubahan yang dilakukan seluruh peserta.
“Kita berharap proyek perubahan yang dilakukan oleh para peserta ini benar-benar nantinya diimplementasikan di instansinya masing-masing setelah pulang dan mudah-mudahan ini sebagai role model bagi rekan-rekan yang belum melaksanakan kegiatan ini,” katanya.
Mengingat, sebut Sekda, selama pelatihan di sini mendapat pembelajaran tentant banyak hal, seperti kepemimpinan, manajerial dan juga mitigasi risiko. “Mudah-mudahan ini benar-benar nantinya dilaksanakan di instansi masing-masing,” harap Sekdaprov Syarifuddin didampingi Kepala BPSDMD Kalsel, H Faried Fakhmansyah.
Dalam upacara penutupan PKA Angkatan III Tahun 2026 Lingkup Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan instansi Vertikal se-Kalsel ini, diumumkan 15 peserta yang mendapat predikat Sangat Memuaskan dari 40 peserta yang mengikuti pelatihan ini.
Lima besar dengan nilai tertinggi adalah, Muhammad Ramadani, Rizki Akbar, Denni Jumanson Naibaho, dr Sarah Hidayani dan dr Fathullah.
Penutupan ditandai pelepasan tanda peserta secara simbolis oleh sekdaprov Kalsel HM Syarifuddin didampingi Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah dan Perwakilan Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) Provinsi Kalsel kepada dua perwakilan peserta yang dilanjutkan penyeraham piagam penghargaan.
Selain itu, perwakilan peserta juga menyerahkan plakat kepada Kepala BPSDMD Kalsel sebagai tanda kenang-kenangan pernah mengikuti pelatihan tersebut.
Upacara yang turut dihadiri oleh para Pejabat Struktural dan Widyaiswara di BPSDMD Provinsi Kalsel, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional serta undangan lainnya, baik dari Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalsel ini ditutup dengan pengucapan ikrar alumni oleh seluruh peserta PKA. rin/adpim/ani
