TANJUNG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) menggelar Festival Literasi, di Gedung Sarabakawa, Rabu (23/9).
Kepala Dispersip, Norhayati menyampaikan Festival Literasi ini merupakan momentum untuk terus menggerakkan semangat literasi secara berkelanjutan.
“Dispersip akan terus berupaya memperkuat perpustakaan sebagai ruang belajar, ruang berkarya, ruang berbagi, dan ruang pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini digelar selama tiga hari yakni 22 hingga 24 September dengan 750 peserta, yang berasal dari unsur pelajar, guru, tenaga perpustakaan, pegiat literasi, komunitas, pemuda, serta masyarakat umum.
Adapu agenda kegiatan diantaranya Talkshow Literasi bersama pegiat literasi nasional, yaitu Kang Maman Suherman dan Ibu Erlyn Sulistyaningsih.
“Bimbingan Pemustaka, Bincang Literasi, Gerakan Literasi Tabalong, Workshop Public Speaking, Lomba Mewarnai dan Menggambar, serta Nonton Bareng Video Edukasi,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan, kegiatan ini sangat penting.
“Karena kalau sampai kurang literasi apa yang kita tangkap dan lihat tidak sesuai dengan fakta yang terjadi,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan pengambilan suatu kebijakan, keputusan dan program harus berdasarkan literasi dan fakta.
“Jadi jangan sekedar asumsi, makanya saya sangat berterima kasih kegiatan seperti ini dilaksanakan dan menjadi momentum yang bagus,” pungkasnya.
Pada kegiatan tersebut turut diserahkan berbagai penghargaan dan pencanangan Gerakan Literasi Tabalong serta Gerakan Layanan Literasi Minggu Ceria yang ditandatangani langsung oleh Bupati.
Turut hadir Bunda Literasi Hj Desi Suryanti Noor Rifani, Ketua GOW Nur Dewi Juliantini, Kepala SKPD dan seluruh tamu undangan. yan/rds
