RANTAU,- Dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan RI ke – 81, Pemerintahan Kabupaten Tapin melalui bagian Kesra Setda Tapin melaksanakan sholat hajat berjamaah bersama para ulama dan umara dan jajaran pejabat dilingkungan Pemkab.Tapin, bertempat di Masjid Humasa Rantau, Jumat (14/08/26).

Sholat hajat dihadiri Bupati Tapin H Yamani beserta istri Hj Faridah Yamani, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika serta jajaran pejabat dilingkungan Pemkab Tapin.

Seperti yang diutarakan Bupati Tapin H Yamani, momen HUT kemerdekaan RI adalah sebuah keberkahan yang harus selalu kita syukuri, karena pada peringatan HUT kemerdekaan RI ini kita dapat merasakan kemerdekaan yang telah di perjuangkan oleh para pahlawan dan pendahuluan kita dulu.

Sholat hajat dan doa bersama ini adalah ungkapan rasa syukur kita bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dan sekaligus merayakan HUT RI tahun ini.

Dalam kesempatan ini mari kita mendoakan agar terus aman dan tentram, terutama kita berdoa agar keluarga kita diberikan kesehatan dan keselamatan.

Dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan RI mari melalui sholat hajat ini kita bersama – sama mendoakan keselamatan dan kesejahteraan bagi masyarakat kabupaten Tapin. Dengan semangat persatuan dan kesatuan, momen kemerdekaan ini harus kita resapi agar bersama – sama kita bisa menjaga kedamaian, keamanan dan menjaga kerukunan kita agar tidak mudah di pecah belah dan di adu domba.

Ditambahkan H Yamani, saat ini kita mengalami musim kemarau untuk itu mari kita bersama – sama menjaga agar bencana kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi di kabupaten Tapin.

Kemarau yang diprediksi hingga bulan September, mudah – mudahan kita semua diberi keselamatan. Dan mudah – mudahan dengan kita melaksanakan sholat hajat berjamaah bersama para ulama dan kita dapat berdoa untuk banua kita agar selalu mendapat keberkahan.

“Kepada seluruh masyarakat kita mengingatkan kembali agar selalu berhati – hati atas dampak dari kemarau yang biasa dibarengi dengan munculnya penyakit Muntaber serta kebakaran hutan dan lahan yang bisa berdampak sangat merugikan,” terangnya.{{her/mb03]}