RANTAU,- Wakil Bupati Tapin H Juanda menghadiri pembukaan Kalsel Expo 2026 yang di buka secara resmi oleh Gubernur Kalsel H Muhidin bersama Wakil Gubernur H Hasnuryadi Sulaiman, bertempat di Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Rabu 12 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu Gubernur Kalsel H Muhidin bersama Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman menyempatkan mengunjungi stand pameran kabupaten yang menampilkan aneka kerajinan dan UMKM unggulan daerah.
Adapun kerajinan asli Kabupaten Tapin yang ditampilkan dalam pameran Kalsel Expo diantaranya Kopiah Jangang, kain sasirangan khas Tapin, kopiah rotan dan berbagai kerajinan anyaman purun.
Kalsel Expo 2026 diselenggarakan pada tanggal 12 hingga 18 Agustus 2026 diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan dan diikuti seluruh Kabupaten/kota dan pelaku UMKM di Kalimantan Selatan.
Seperti yang diutarakan H Juanda, Kalsel expo merupakan i event tahunan dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan, dalam kesempatan ini kabupaten Tapin tidak pernah absen untuk ikut memeriahkan acara melalui stand pameran yang kita ikuti untuk mendorong kemajuan UMKM di daerah.
“Melalui event ini kita dapat memperkenalkan kerajinan maupun produk olahan asli Kabupaten Tapin kepada khalayak ramai. Melalui Kalsel Expo ini kita dapat memperkenalkan kerajinan Tapin kepada masyarakat lebih luas,” Kata H Juanda.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Tapin Herliwansyah menambahkan, untuk kerajinan yang di tampilkan dalam Kalsel beragam, mulai dari anyaman purun, dalit, Kopiah jangang, serta ada juga sasirangan khas Tapin dan makanan olahan yang dibuat para pelaku UMKM di Kabupaten Tapin.”Ada puluhan produk yang kita tampilkan dan dijual selama pelaksanaan Kalsel expo,” ujarnya.
Dengan pameran – pameran yang kita ikuti, kita harapkan selain produk unggulan Tapin dapat di kenal secara luas, minat masyarakat terhadap kerajinan juga terus meningkat. Dengan banyaknya peminat terhadap produk UMKM kita, diharapkan kesejahteraan para pengrajin maupun pelaku UMKM di Kabupaten Tapin turut meningkat,” tandasnya.{{her/mb03]}
