PARINGIN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Balangan, terus berupaya memperkuat peran keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan edukasi.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembentukan dan Pengelolaan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK serta Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dilaksanakan pada Selasa (27/10/2026), pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di Aula Kediaman Bupati Balangan, Garuda Maharam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja TP-PKK Kabupaten Balangan Tahun 2026 yang bertujuan memperkuat kapasitas kader PKK, mendorong kemandirian ekonomi keluarga, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan dan pembentukan karakter anak sejak dini.
Ketua TP-PKK Kabupaten Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, dalam arahannya menekankan pentingnya peran kader PKK sebagai penggerak di tengah masyarakat. Menurutnya, kader PKK memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi, serta mengajak keluarga untuk berpartisipasi aktif dalam setiap program pemberdayaan.
Melalui pembentukan dan pengelolaan kelompok UP2K, kader PKK diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha produktif keluarga sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Selain itu, sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat diharapkan dapat meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pendidikan berkelanjutan, pembiasaan perilaku positif, serta pembentukan karakter anak yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
Hj. Sri Huriyati Hadi mengajak, seluruh jajaran TP-PKK, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga desa, agar terus bersinergi dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan tersebut di lingkungan masing-masing.
Perwakilan peserta menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan dan pemahaman bagi para kader dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga.
Menurutnya, pembentukan dan pengelolaan kelompok UP2K merupakan salah satu langkah penting untuk mengembangkan potensi usaha masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar lebih produktif dan mampu membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
Ia juga menilai, sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pendidikan serta pembentukan karakter anak.{[ida/mb03]}
