TANJUNG- Puluhan UMKM yang tergabung dalam Komunitas Sarang Lebah Tabalong (Sarleta) binaan PT Saptaindra Sejati (SIS)
mengikuti pelatihan laporan keuangan berbasis aplikasi Simanis (Sis Sarleta Manajemen dan Bisnis), Kamis (15/10).
Kegiatan yang bertempat di Aula Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabalong ini diikuti oleh 40 pelaku UMKM dan dilaksanakan dari 15 Oktober hingga 16 Oktober 2026.
External Relation Security Section Head, Fecky Ronald Umboh menyampaikan, saat ini perkembangan usaha memerlukan pelaporan keuangan.
Menurutnya, dengan aplikasi Simanis ini, pelaporan lebih rapi sehingga data keuntungan buat pelaku UMKM juga bisa lebih tepat sasaran dan bermanfaat.
“Mudah-mudahan laporan keuangan yang simpel bisa dijalankan oleh teman-teman pelaku UMKM khususnya anggota Sarleta yang ada di Kabupaten Tabalong,” harapnya.
Pada kegiatan tersebut turut diserahkan bantuan kemasan untuk 22 pelaku UMKM dengan kisaran Rp 2 juta hingga Rp 5 juta per UMKM.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Tabalong, Soleh mengatakan bahwa UMKM harus naik kelas.
“Sesuai arahan Pak Bupati Tabalong bahwa UMKM kita harus naik kelas, mudah-mudahan dengan aplikasi ini bapak-ibu tidak pusing lagi mencatat secara manual,” tuturnya.
Kemudian untuk pemasaran produk Pemkab Tabalong akan terus meningkatkan karena hal ini samgat penting.
“Pemasarannya yang penting sebenarnya, pemerintah juga menyediakan pasar online melalui e-katalog. Mudah-mudahan UMKM kita semakin maju,” pungkasnya.yan/rds
