BANJARMASIN – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, HM Syarifuddin mengajak seluruh masyarakat untuk menggaungkan semangat perjuangan Pahlawan Nasional Pangeran Antasari.

Hal itu disampaikan Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin, disela memimpin ziarah wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari yang ke-164 tahun 2026.

Pada ziarah kali ini, tampak hadir Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK dan Ketua Umum DHD’45 Provinsi Kalsel yang juga Gubernur Kalimantan Selatan (2016-2024), H Sahbirin Noor atau lebih akrab disapa Paman Birin.

Menurut Sekda, peringatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan untuk mengenang sosok pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengingat dan menghayati nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh Pangeran Antasari.

Sekda menyampaikan bahwa terdapat banyak pesan dan keteladanan dari perjuangan Pangeran Antasari yang masih relevan untuk diterapkan dalam kehidupan saat ini.

“Saya berharap generasi muda di Kalsel hendaknya menghayati nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” katanya.

Sekda mengakui, banyak pesan-pesan yang sangat baik bagi kita yang masih ada ini. Mudah-mudahan apa yang dipesankan oleh Pangeran Antasari benar-enar kita tanamkan di jiwa kita,” ujarnya, Banjarmasin, Minggu (11/10).

Ia menegaskan, semangat kepahlawanan harus terus dipelihara dan ditanamkan dalam diri setiap individu. Dengan menghayati nilai-nilai perjuangan para pahlawan, masyarakat diharapkan dapat membangun karakter yang kuat serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Lebih lanjut, ia berharap generasi muda di Kalimantan Selatan dapat mengenal lebih dekat sejarah perjuangan Pangeran Antasari. Pemahaman terhadap sejarah tersebut penting agar generasi penerus tidak melupakan jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan tanah air.

Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan hendaknya tidak hanya dikenang melalui upacara atau kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam tindakannyata.

“Semangat tersebut dapat tercermin melalui pengabdian, kerja keras, tanggung jawab, serta kontribusi positif dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Sekda juga mengingatkan pentingnya meneruskan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi berikutnya. Dengan demikian, perjuangan yang telah dilakukan para pahlawan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkontribusi dalam memajukan daerah dan bangsa.

“Semoga kita terus menggelorakan semangat kepahlawanan Pangeran Antasari untuk generasi yang akan datang,” harapnya.

Melalui peringatan wafatnya Pangeran Antasari ke-164 ini, Pemprov Kalsel berharap semangat perjuangan dan nilai-nilai keteladanan sang pahlawan senantiasa hidup di tengah masyarakat. Warisan perjuangan tersebut diharapkan enjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan melanjutkan pembangunan demi masa depan Kalimantan Selatan yang lebih baik.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyerahkan bingkisan dari pemerintah kepada sejumlah ahli waris Pahlawan Nasional Pangeran Antasari. MC Kalsel/Rns/ani