PALANGKARAYA– Langkah strategis terus diperkuat oleh DPRD Provinsi Kalimantan Selatan demi memastikan penganggaran daerah berjalan tepat sasaran dan berdaya guna bagi masyarakat.

Langkah tersebut terlihat nyata saat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gali berbagai referensi teknis guna memperkokoh sinkronisasi penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 ke DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Pada Jumat (09/10)) Pagi.

Ilham Nor, S.T., selaku pimpinan kunjungan menegaskan bahwa penyelarasan skema pembahasaan anggaran menjadi fokus utama dalam pertemuannya dengan jajaran DPRD Kalteng.

“Kita tadi membahas RAPBD 2027, alhamdulillah ternyata banyak masukan yang sejalan dengan Kalsel. Namun, beberapa hal teknis seperti optimalisasi di komisi sebelum dilakukan rapat bersama Badan Anggaran,” ujar Ilham Nor.

Lebih lanjut, ia menguraikan pentingnya keterpaduan serta alur komunikasi yang solid di internal pemerintahan daerah untuk menjaga kelancaran proses penganggaran.

ia menekankan harapan besar agar formulasi anggaran yang disusun mampu merespons kebutuhan mendasar masyarakat secara optimal serta selaras dengan dokumen perencanaan daerah.

“Selain itu, perlu ada harmonisasi antara Badan Anggaran dengan Sekretariat Dewan dan TAPD. Kami berharap, APBD Kalsel dapat dimaksimalkan dan kebijakan yang dibentuk berdasarkan RPJMD yang sudah disahkan sehingga visi misi gubernur akan jalan bersama dengan aspirasi DPRD Kalsel,” pungkas politisi Gerindra tersebut.

Menanggapi pemaparan tersebut, Sekretaris DPRD Provinsi Kalteng, Dr. H. Pajarudinnoor, S.Pd., M.Si., menyambut hangat inisiatif kolaboratif ini serta mengapresiasi komitmen Banggar DPRD Kalsel dalam memperkuat tata kelola penganggaran daerah.

Ia menilai pertukaran informasi antarlembaga legislatif di kawasan Kalimantan ini menjadi ruang belajar bersama untuk memperkokoh koordinasi teknis, khususnya dalam menjembatani hubungan kerja antara Sekretariat Dewan, TAPD, dan Badan Anggaran agar setiap mekanisme pembahasan APBD berjalan transparan, akuntabel, serta tepat.rds