TANJUNG- Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong mengikuti pemaparan dan wawancara calon juara penjaringan desa/kelurahan berprestasi tingkat nasional regional III Kalimantan, Senin (5/10).
Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI secara virtual ini turut jajaran Pemkab Tabalong di Tabalong Smart Command Center.
Turut hadir Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani Ketua TP PKK Hj Desi Suryanti Noor Rifani, Kepala DPMD Aditya Pula Nugraha, Kepala Desa Warukin Dedy Unjang dan Tamu Undangan.
“Jadi kami tadi sudah memaparkan beberapa keunggulan Desa Warukin yang salah satunya adalah Smart Desa,” ujar Kades Warukin.
Ia pun menjelaskan dalam Smart Desa terdapat berbagai data mulai dari data kemiskinan, penduduk, dan bantuan sosial terdapat dalam satu data.
“Misalnya pemerintah misalnya memerlukan, data masyarakat miskin, misalnya yang rentan desil ini, kami punya. Jadi tinggal kita ambil saja,” jelasnya.
Selain itu, para juri juga menanyakan terkait yentang perkembangan BUMDes yang hingga saat ini Pemdes Warukin telah berusaha supaya bksa berhasil.
“Walaupun tantangannya anggaran dan kita sangat kurang, setidaknya itu tidak menjadi halangan, tapi bagaimana kita menyiasatinya,” tuturnya.
“Kalau juara ini dari melihat kondisi saat ini, saya punya keyakinan kita berhasil dan tetap menargetkan meraih juara,” katanya.
Sementara, Bupati menyampaikan bahwa Desa Warukin menyampaikan dari sisi penilaian yang disampaikan para juri, Desa Warukin cukup baik.
Mulai dari tepat waktu, materinya dari sisi manapun sudah dilengkapi dan diakui oleh juri.
“Kemudian dari wawancara tadi juga semua terjawab, mereka cuma ingin penjelasan lebih mendalam terkait dengan materi yang sudah disampaikan,” tuturnya.
Bupati pun optimistis apa yang sudah disampaikan Kades Warukin memang berdasarkan fakta dan memang sedang dilaksanakan.
Ia menambahkan Warukin merupakan salah satu role model dari Tabalong untuk Desa Cinta Statistik (Cantik).
“Bagaimana menyiapkan data-data statistik berbasis elektronik yang bisa menjadi bahan data untuk pengambilan suatu kebijakan,” jelasnya.
Bupati juga memerintahkan Diskominfo agar seluruh desa di Tabalong mempunyai data-data statistik seperti Warukin dan mengupayakan 2027 ini bisa terlaksana.
“Sekali lagi kita upayakan supaya bisa di 2027. Ada beberapa beberapa desa sudah mulai menjadi pilot project meniru Smart Desa yang ada di Warukin,” pungkasnya.yan/rds
