PELAIHARI – Ditengah musim kemarau yang masih melanda, Bupati Tanah Laut (Tala), H Rahmat Trianto tetap turun langsung meninjau lokasi program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kecamatan Bati-Bati, Senin (05/10).
Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan lahan dan keberlanjutan program ketahanan pangan daerah, sekaligus memberikan semangat kepada para petani yang tetap berjuang mengolah lahan di tengah keterbatasan air.
Didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Tala, Camat Bati-Bati serta jajaran penyuluh pertanian, Bupati Rahmat melihat langsung kondisi lahan yang sedang dalam tahap pembukaan dan pengolahan.
“Kita sengaja meninjau saat kemarau seperti ini agar tahu persis tantangan di lapangan. Program cetak sawah rakyat ini adalah komitmen untuk menambah luas baku lahan dan memperkuat ketahanan pangan Tanah Laut. Jangan sampai kemarau menyurutkan semangat kita untuk menanam,” ujar Bupati Rahmat Trianto.
Bupati Rahmat mengatakan, Pemkab Tanah Laut akan terus mengupayakan dukungan sarana dan prasarana, mulai dari optimalisasi sumber air, bantuan pompa hingga pendampingan teknis agar program ini berhasil.
“Kuncinya ada di air dan semangat gotong royong. Kita sudah petakan sumber air terdekat dan akan disiapkan pompanisasi. Kalau sawah baru ini jadi, insya Allah akan meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang petani setempat menyambut baik perhatian Bupati dan menyatakan program cetak sawah rakyat ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan menjadi sumber penghidupan baru bagi warga.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut menargetkan penambahan ratusan hektar sawah baru sebagai upaya mewujudkan Tanah Laut sebagai lumbung pangan di Kalimantan Selatan. ris/ani
