TANJUNG – (Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjung menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Focus Group Discussion (FGD), di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi,Rabu (30/9)

Acara tersebut mengambil tema Optimalisasi Penerimaan Pajak Pusat dan Pajak Daerah Untuk Kemakmuran Masyarakat.

Materi dibawakan oleh Kepala Seksi Pelayanan, Hamdani mengenai layanan dan penyuluhan yang diberikan oleh KPP Pratama Tanjung.

Adapun materi yang disampaikan mulai dari loket pelayanan terpadu, helpdesk, inklusi perpajakan kepada pelajar seperti Pajak Bertutur dan Tax Goes to School.

Kemudian terdapat juga kegiatan Business Development Services yang menjadi persembahan kantor pajak untuk meningkatkan kualitas UMKM di wilayah kerja KPP Pratama Tanjung, hingga kegiatan luar kantor seperti Pojok Pajak.

Disampaikan pula beberapa peraturan terbaru seperti PMK 37 dan PP 20 tahun 2026.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tabalong, Irwansyah Budiman menyampaikan pajak daerah menjadi salah satu sumber keuangan daerah.

“Selain dana bagi hasil dari pemerintah pusat hingga sumber lainnya serta beberapa kendala dan tantangan yang dihadapi oleh daerah,” katanya.

Irwan juga membahas mengenai perijinan dan kemudahan berusaha terutama dalam bidang pertambangan.

“Pemerintah sendiri memiliki kewenangan yang terbatas karena perijinan ada di pusat yaitu Kementerian ESDM,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Tanjung, Isak Purnomo menyampaikan materi mengenai perjanjian kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ia juga menanggapi tentang pentingnya sosialisasi pajak ke pelosok daerah yang sulit dijangkau.

Menurutnya, di kantor pajak terdapat tenaga penyuluh yang memberikan sosialisasi mengenai perpajakan.

“Imbauan berupa surat juga sudah dikirimkan terutama untuk wajib pajak yang memiliki data untuk dikonfirmasi,” pungkasnya.

Karena keterbatasan SDM maka saluran informasi seperti media sosial menjadi salah satu strategi yang dilaksanakan.

Selain itu, pelajar juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran perpajakan, khususnya sebagai agen informasi di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pelajar dapat membantu mengingatkan keluarga mengenai kewajiban perpajakan, seperti memastikan kewajiban PBB telah dipenuhi atau mengingatkan pelaku usaha di lingkungan keluarga mengenai kewajiban perpajakannya.

Kegiatan ini menjadi ruang untuk KPP Pratama Tanjung mendengar pengalaman langsung pengampu kepentingan yang menggunakan layanan kantor pajak tersebut.

Acara ditutup dengan pemberian penghargaan bagi Instansi Pemerintah dan Wajib Pajak sebagai bentuk apresiasi dalam kontribusi terhadap penerimaan pajak.

Selain itu terdapat penghargaan khusus untuk pelajar yang memenangkan lomba video konten dengan tema Pajak Gasan Banua, Dari Pajak Jadi Apa.

Turut Hadir Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani, beberapa pimpinan instansi pemerintah dari Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara yang menjadi wilayah kerja KPP Pratama Tanjung.

Turut hadir juga bank himbara, bank daerah, bank rakyat, lembaga sosial masyarakat, asosiasi pengusaha dan profesi, serta wajib pajak badan.yan/rds