KANDANGAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulai­man bersama Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, drg Ellyana Trisya Hasnuryadi menghadiri Seminar Ke­bangsaan dan Kuliah Perdana Institut Agama Islam Kyai Haji Ahmad Syairazi Al-Arsyadi (IAI KHAS Al-Ar­syadi) Dalam Pagar Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Rabu (16/9).

Kedatangan Wagub Hasnur­yadi ke Ponpes Dalpa Kan­dangan yang membawa serta beberapa pemain Barito Putera beserta pelatihnya dan beberapa Cak dan Ning dari IKA Unair disambut hangat bukan hanya oleh pendiri IAI KHAS Al-Arsyadi sekaligus Ketua MUI Klsel, KH Ahmad Syairazi bersama Rektor IAI KHAS Al-Arsyadi, Prof Dr Zainal Abidin yang juga disambut meriah oleh ribuan santri dan santriwati Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan, HSS.

Wagub Hasnuryadi bersama rombongan melakukan penin­jauan lingkungan dan aktivitas para santri maupun santriwati di Ponpes Dalpa.

Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung suasana pendidikan serta kehidupan para santri di lingkungan pondok pesantren yang dilanjutkan meresmikan secara simbolis sejumlah fasilitas pendidikan seperti Laboratorium Komputer, Laboratorium Bahasa dan Laboratorium IPA.

Di hadapan ratusan maha­siswa dan mahasiswi baru IAI KHAS Al-Arsyadi Dalam Pagar Kandangan, HSS, Wagub ber­bagi kisah hidup orang tuanya Haji Abdussamad Sulaiman HB yang dikenal sukses sebagai pemilik dan pendiri klub sepak bola PS Barito Putera serta merupakan pemilik Hasnur Group.

“Tidak ada yang tidak mungkin, selama kita mau berusaha. Bila ada persoalan, harus mencari solusi, bukan saling menyalahkan. Di sinilah yang kita pelajari tentang sila ketiga dari Pancasila, yakni Persatuan Indonesia,” jelas Wagub Hasnuryadi.

Tidak hanya sampai disitu, Wagub juga memotivasi para mahasiswa baru tersebut agar tak mensia-siakan kesempatan dalam mengenyam ilmu, untuk men­dapat­kan kesuksesan yang lebih lagi.

“Mari kita sebagai warga negara, jadikan pancasila sebagai pandangan hidup kita, menjadi petunjuk arah dalam kehidupan sehari-hari dan pesan paling penting adalah berbakti kepada orang tua,” tekan Wagub Hasnuryadi.

Wagub juga selalu meng­ingatkan arahan Gubernur Kalsel, H Muhidin untuk selalu bekerja bersama merangkul semua, mengabdi untuk Banua Kali­mantan Selatan.

“Inilah yang tadi disam­paikan, semangat persatuan dan kesatuan, sila ketiga kita. Persatuan Indonesia. Oleh karena itu, apapun tantangan yang dihadapi di bawah bimbingan para habaib, rektor, kemudian juga guru kita, dibimbing oleh para alim ulama yang lainnya,” kata Wagub.

Wagub menyatakan apa­pun tantangan yang kita hadapi, dengan masyarakat yang bersatu, solid, insyaallah semua solusi akan kita temu­kan segera. Kita bisa menuju masyarakat yang ail, makmur dan sejahtera. rin/adpim/ani