RANTAU,- Pemerintah kabupaten Tapin melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Tapin melaksanakan upacara untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional ke 55, bertempat di halaman kantor Setda Tapin, Kamis (17/09/26).

Bertempat hari perhubungan, Pemkab Tapin juga menyelenggarakan peringatan hari kesadaran nasional yang dihadiri jajaran pejabat dilingkungan Pemkab Tapin.

Dalam kesempatan itu Bupati Tapin H Yamani menjadi pembina upacara dan sekaligus membacakan sambutan dari Menteri Perhubungan RI . Kegiatan dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BPN dan Pemkab dan penanganan PKS antara BPN dan Bapenda, penyerahan 185 serifikat aset milik Pemda Tapin dan penyerahan bantuan masker dari Dinas Kesehatan untuk Kecamatan di Kabupaten Tapin.

Kegiatan di hadiri Wakil Bupati Tapin H Juanda, Forkopimda, Sekda Tapin H Unda Absori, para staf ahli, para asisten, para kepala perangkat daerah, Kepala Kantor Imigrasi Tapin, Pimpinan Jasa Raharja Tapin, Kepala Basarnas Tapin, Komandan Kompi 1 Batalyon C Pelopor dan Kepala BPN Tapin.

Seperti yang diutarakan H Yamani dalam sambutan menteri Perhubungan yang di bacakannya, hari perhubungan nasional tahun 2026 yang kita peringati dengan rasa syukur atas berbagai pekerjaan yang telah kita selesaikan, sekaligus keprihatinan atas berbagai musibah transportasi yang terjadi. Terkhusus musibah KM Virgo Transport 8, yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Atas nama pribadi dan keluarga besar kementerian perhubungan, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Peristiwa tersebut mengingatkan kita bahwa keselamatan bukan sekadar urusan administratif, melainkan tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus benar-benar diterapkan di lapangan.

Dalam menghadapi bencana, gangguan transportasi, dan kecelakaan, kita harus mampu menjaga keselamatan sekaligus memastikan konektivitas dan mobilitas masyarakat tetap berjalan.

Peristiwa tersebut mengingatkan kita bahwa keselamatan bukan sekadar urusan administratif, melainkan tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus benar-benar diterapkan di lapangan.

Dalam menghadapi bencana, gangguan transportasi, dan kecelakaan, kita harus mampu menjaga keselamatan sekaligus memastikan konektivitas dan mobilitas masyarakat tetap berjalan.

Seperti yang diutarakan H Yamani, hari perhubungan nasional 2026 mengangkat tema, “menghubungkan Indonesia untuk masa depan lebih maju.” transportasi menghubungkan pulau dengan pulau, kota dengan desa, sentra produksi dengan pasar, serta masyarakat dengan sekolah dan rumah sakit. transportasi juga membuka kesempatan kerja, menggerakkan perekonomian, dan menghadirkan negara hingga ke wilayah 3T.

Karena itu, transportasi tidak hanya tentang kendaraan dan infrastruktur, tetapi tentang manfaat nyata bagi masyarakat. Konektivitas yang baik harus mampu menurunkan biaya angkut dan logistik serta memperluas pemerataan pembangunan.

Untuk itu, ke depan kita harus menjaga layanan keperintisan di wilayah 3T, memperkuat angkutan massal, mengintegrasikan antarmoda, dan memperbaiki sistem logistik agar konektivitas memberikan nilai tambah bagi perekonomian.

Di sisi lain, transformasi digital harus mendorong pengawasan yang lebih transparan dan efektif, dengan hasil nyata berupa perjalanan yang lebih selamat, kepatuhan yang lebih baik, dan sistem logistik yang lebih tertib. namun, sebaik apa pun teknologi, pelayanan publik tetap berpusat pada integritas, kepedulian, dan keberanian manusia dalam mengambil keputusan yang benar.

Ia menyampaikan, penghargaan dan terima kasih kepada seluruh insan perhubungan yang terus bekerja, termasuk mereka yang bertugas di lapangan saat masyarakat tidak melihatnya, termasuk dalam situasi bencana dan kecelakaan.

Namun, penghargaan terbaik adalah tidak cepat berpuas diri. ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang dirasakan masyarakat. Pada hari perhubungan nasional ini,” saya mengajak seluruh insan perhubungan menjadikan september sebagai bulan keselamatan transportasi. Sebagai momentum untuk membangun budaya keselamatan yang lebih kuat sepanjang tahun.” Tutup H Yamani membacakan sambutan menteri Perhubungan RI.{{her/mb03]}