TANJUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, menggelar Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Senin (10/8).
Bertempat di Gedung Informasi, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti hasil evaluasi ZI dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Kepala Bagian Organisasi Setda Tabalong, H Sujadi mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas implementasi pembangunan ZI.
“Mempersiapkan perangkat daerah yang akan mengikuti desk evaluasi Kementerian PANRB hingga mendorong terwujudnya WBK serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” sebutnya.
Setidaknya, ada dua perangkat daerah yang lulus secara administrasi yakni Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB).
“Selanjutnya dua perangkat daerah tersebut akan mengikuti desk evaluasi dari Kementrian PANRB dan mungkin nanti ada verifikasi lapangan,” tuturnya.
Ia juga menyebutkan, ada dua perangkat daerah Tabalong yang sudah mendapatkan predikat WBK yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
“Mudah-mudahan dari hasil desk evaluasi serta verifikasi lapangan yang akan diikuti Disnaker serta Dinsos P3AP2KB ini, kita bisa memperoleh predikat WBK,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan, hasil evaluasi dari Kementerian PANRB harus dijadikan sebagai bahan evaluasi dan penyemangat untuk terus melakukan perbaikan.
Menurutnya, setiap masukan dan rekomendasi merupakan kesempatan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan agar semakin transparan, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan terbaik.
“Saya berharap seluruh perangkat daerah, khususnya yang menjadi lokus evaluasi dapat mempersiapkan diri secara maksimal,” harapnya.
Ia juga mengatakan, persiapan tersebut tidak hanya berupa kelengkapan administrasi, tetapi juga memastikan bahwa berbagai inovasi, sistem kerja, dan pelayanan yang diberikan benar-benar telah diterapkan secara konsisten.
Bupati menambahkan, penandatanganan komitmen bersama dilaksanakan pada hari ini hendaknya menjadi bentuk kesungguhan terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
“Komitmen tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata, konsistensi dalam bekerja, serta semangat untuk terus melakukan perbaikan,” pungkasnya.yan/rds
